Breaking News:

Mendanai Terorisme Tiga WNI di Penjara di Singapura, BNPT Minta Kedubes Lakukan Ini

Mendanai Terorisme Tiga WNI di Penjara di Singapura, BNPT Minta Kedubes Lakukan Ini

Editor: M Zulkodri
Istimewa
Kepala BNPT, Komjen Suhardi Alius 

Kemudian Anindia bertemu tiga temannya di Paya Lebar pada Maret tahun lalu, dan mereka setuju untuk menyumbang ke badan amal agama lain yang dikenal sebagai Aseer Cruee Centre.

Sumbangan ini ditujukan kepada keluarga anggota JAD yang telah meninggal atau berada di penjara.

Setiap orang menyumbang 20 dollar AS, dan Retno mengirim uang ke tunangannya di Indonesia, FIkri Zulfikar, yang dikenal sebagai pendukung entitas teroris.

Selain menyumbang dana, Anindia juga mengunggah video pemboman dan pembunuhan oleh ISIS di Facebook, dan membuat akun baru ketika unggahan-unggahannya diblokir.

Demikian yang diuraikan jaksa penuntut.

Singapura sendiri merupakan "rumah" bagi lebih dari 250 ribu TKI, dan sudah ditemukan beberapa kasus TKI yang diduga telah diradikalisasi.

Sebelumnya, pada 12 Februari 2020 Turmini (31) dijatuhi hukuman tiga tahun sembilan bulan penjara, sedangkan Retno Hernayani (37) harus masuk bui selama 1,5 tahun.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Danai Teroris, Kepala BNPT Minta Kedubes Singapura Dampingi Tiga WNI Dipenjara Singapura, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/10/danai-teroris-kepala-bnpt-minta-kedubes-singapura-dampingi-tiga-wni-dipenjara-singapura?page=all.
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved