Breaking News:

TPID Pangkalpinang Sidak Distributor Cek Ketersediaan Gula dan Gas Elpiji (VIDEO)

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang memantau ke beberapa distributor bahan kebutuhan pokok maupun gas elpiji di Pangkalpinang

BANGKAPOS.COM - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang memantau ke beberapa distributor bahan kebutuhan pokok maupun gas elpiji di Pangkalpinang, Rabu (11/3/2020).

Pemantauan ini dilakukan karena lebih dari sepekan terakhir stok gula menipis, bahkan ada yang kosong.

Distributor pun belum memastikan kapan barang tersebut datang dari distributor pusat.

Selain itu, TPID juga memantau ketersediaan gas di agen elpiji kawasan Opas dan kuota tercukupi sehingga masih normal menyalurkan ke pangkalan-pangkalan.

Hanya saja, tim harus mengecek secara mendalam di pangkalan terkait masyarakat yang mengeluhkan kehabisan elpiji dan dijual dengan harga diatas HET Rp 15.900.

Pihak distributor menjual dengan harga di bawah pasaran.

Sementara harga yang mereka ambil dari luar cukup tinggi dan stok gula pun tidak banyak lagi.

Melihat kondisi ini, TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kota Pangkalpinang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua distributor gula di Pangkalpinang, Rabu (11/3/2020).

Winarbi, pemilik CV Sumber Alam Lestari, mengatakan, harga gula yang diambil dari distributor pusat yakni Rp 15.000 per kilogram.

Sedangkan pihaknya menjual dengan menurunkan harga menjadi Rp 14.800.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved