Breaking News:

Advertorial

Catat, Uang Makan PNS Dihapus, Pemkab Bangka Barat Ikut Aturan Pusat

Kepala BPKAD Pemkab Bangka Barat, Abimanyu menegaskan, pemerintah kabupaten hanya mengikuti aturan pemerintah pusat

Ist
Bupati Markus menerima penghargaan dari kepala BPKAD, Abimanyu 

BANGKAPOS.COM--Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bangka Barat, Abimanyu menegaskan, pemerintah kabupaten hanya mengikuti aturan pemerintah pusat terkait penghapusan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil (TPP PNS) yang mulai berlaku sejak awal tahun 2020 ini.

"PP No 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri tentang penghitungan TPP PNS terdiri TPP beban kerja dan prestasi kerja, TPP kondisi kerja, kelangkaan profesi, dan pertimbangan objektif lainnya.

Maka dalam Permendagri No 13 dan perubahannya bahwa uang makan masuk dalam TPP pertimbangan objektif lainnya, sudah dihapuskan berdasarkan PP No 12 Tahun 2019 yang membatalkan PP 58 Tahun 2005 itu sudah tidak ada lagi uang makan masuk dalam TPP pertimbangan objektif lainnya yang mulai diberlakukan sejak Januari 2020," tegas Abimanyu dikonfirmasi, Kamis (12/3) sore.

Abimanyu menyampaikan, bahkan tak hanya di tahun 2020, tapi dalam Permendagri No 90 yang akan berlaku tahun 2021 mendatang pun sudah tidak ada lagi jatah TPP uang makan PNS.

"Ini sejalan dengan hasil audiensi Bupati dengan pihak Kemendagri beberapa waktu lalu yang semakin mempertegas bahwa uang makan PNS kini sudah tidak ada lagi. Sebenarnya kita niatnya tetap dibayar uang makan tapi karena aturan tidak membolehkan terus mau ngapain? Kita di daerah hanya mengikuti aturan pusat," kata Abi, sapaan akrab Abimanyu.

Lebih jauh Abi menyebut, meskipun uang makan dihilangkan tapi dalam TPP lainnya nominalnya sudah dinaikan.

"Kita naikan sehingga kalaupun secara total berkurang, tapi tidak signifikan karena TPP kita yang dihitung berdasar Permendagri itu naik sebenarnya," pungkasnya. [Humas Pemkab Bangka Barat]

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved