Berita Sungailiat

Tak Jadi Dibekukan, Supriyanto Tetap Jadi Ketua MPC Pemuda Pancasila Bangka

Pihaknya telah mengajukan banding ke MPN Pemuda Pancasila di Jakarta, atas surat pembekuan dari MPW Babel dan pengangkatan Pemuda Pancasila karateker.

Bangkapos.com/Ramandha
MPC Pemuda Pancasila Bangka saat menggelar jumpa pers 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bangka, Supriyanto bersama anggota PP Bangka lainnya, Kamis (12/3/2020) menggelar jumpa pers perihal diterimanya surat dari Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila pada 5 Maret 2020.

Beberapa anggota MPC Pemuda Pancasila hadir dalam jumpa pers di antaranya Bendahara MPC PP Bangka, Joko Bramono, Wakil Sekretaris Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Hanya Carnie Righahelen, Sekretaris Bidang Usaha, Boby Purnomo, Ketua Bidang Hukum dan HAM, Suherman serta Sekretaris MPO, Ruadiansyah.

Ketua MPC PP Bangka, Supriyanto mengatakan 17 Desember 2019 lalu, pihaknya telah mengajukan banding ke MPN Pemuda Pancasila di Jakarta, atas surat pembekuan dari MPW Babel dan pengangkatan Pemuda Pancasila karateker.

Kemudian pada 15 Januari 2020, MPN Pemuda Pancasila pun mengirim surat ke MPW Babel agar segera melakukan klarifikasi terkait surat tersebut.

Namun usai menerima surat klarifikasi dari MPW Babel serta dengan pertimbangan atas dasar surat aduan sebelumnya, MPN Pemuda Pancasila kembali mengirimkan surat yang berisikan pembekuan MPC yang sebelumnya digantikan oleh MPC hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bangka tidak sah.

Hal ini mengingat pembekuan atas kepemimpinan MPC Pemuda Pancasila pimpinan Supriyanto dinyatakan tidak memenuhi mekanisme dan prosedur yang berlaku.

"Isi suratnya jelas, kalau pembekuan yang dilakukan MPW kemarin tidak sesuai prosedur sebagaimana dimaksud dalam ART Bab XI Pasal 20 hasil Mubes IX dan Peraturan Organisasi Pemuda Pancasila No. 09/PO/MPN-PP/XI/2010, Bab II pasal 7," jelasnya.

Isi surat itu dikatakannya menyatakan MPW Pemuda Pancasila Babel harus melakukan pembinaan dan pemberdayaan terhadap jajaran MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bangka.

Kemudian MPW Pemuda Pancasila diharuskan melakukan konsolidasi ulang (islah) demi keutuhan dan soliditas seluruh keluarga besar Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Bangka.

"Disitu (surat) jelas, pembekuan kemarin dinyatakan batal demi hukum. Karena tidak sesuai aturan yang ada. Jadi diminta MPW Pemuda Pancasila Provinsi Bangka Belitung untuk melakukan pembinaan terhadap MPC. Artinya, MPC akan ditata ulang," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ramandha
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved