Berita Pangkalpinang
Ini Prakiraan Pasang Surut Air Laut di Bangka Belitung per Maret 2020
Berikut data pasang surut air laut Boost (Babel Ocean Observation Science and Technologies) Center Per Maret 2020 pada 7 stasiun:
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Koordinator BOOST Centre sekaligus Pengawas Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulaun Bangka Belitung Kemal Taj membeberkan kondisi pasang surut air laut per Maret 2020.
"Kalau sekarang cuaca sepertinya sudah mulai bagus. Memang cuaca di laut sangat dipengaruhi oleh ketinggian gelombang dan kecepatan angin yang bisa menambah tinggi gelombang," ujar Kemal kepada bangkapos.com, Minggu (15/3/2020).
Berdasarkan data pasang surut air laut Boost (Babel Ocean Observation Science and Technologies) Center Per Maret 2020 pada 7 stasiun yang dirangkum bangkapos.com meliputi:
1. Stasiun Peltim (Muntok Bangka Barat pasang surut mencapai 1,7-1,9 meter akan terjadi pada kisaran tanggal 18-23 Maret 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 0,70 m.
2. Stasiun Sadai (Taboali Bangka Selatan) pasang surut mencapai kurang lebih 2 meter akan terjadi pada tanggal 16-22 Maret 2020, dilanjutkan tanggal 30-31 Maret 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,29 m.
3. Stasiun Tanjung Gudang (Belinyu, Bangka) pasang surut tertinggi mencapai 1,7-1,8 meter akan terjadi pada tanggal 19-21 Maret 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 0,62 m.
4. Stasiun Tanjung Pesona (Sungailiat, Bangka) pasang surut tertinggi mencapai 2 meter akan terjadi pada tanggal 3-11 Maret 2020, dilanjutkan tanggal 17-25 Maret 2020 dan tanggal 31 Maret 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,43 m.
5. Stasiun Salendang Permai (Kelapa Kampit, Belitung Timur) pasang surut mencapai 1,7-1,8 meter akan terjadi pada tanggal 15-21 Maret 2020, dilanjutkan tanggal 29-31 Maret 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,25 m.
6. Stasiun Tanjung Tinggi (Tanjung Pandan, Belitung) pasang surut mencapai 1,7 - 1,8 meter akan terjadi pada tanggal 18-21 Februari 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 0,75 m.
7. Stasiun Teluk Gembira (Membalong, Belitung) pasang surut tertinggi mencapai 2,50-2,53 meter akan terjadi pada tanggal 18-20 Maret 2020. Penurunan dan kenaikan elevasi permukaan air laut pada level nol yang dimaksud dengan nilai Mean Sea Level (MSL) untuk Stasiun Peltim nilai MSL = 1,70 m.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/air-laut-pasang_20171218_194727.jpg)