Virus Corona di Bangka Belitung

Pasien Terduga Suspek Virus Corona Sempat Hadiri Acara di Bogor, Satu di Peserta Acara Positif

Dokter itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Belitung Timur agar jangan panik berlebihan dulu karena belum tentu pasien tersebut positif.

Bangkapos.com
Ilustrasi virus corona 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pasien terduga suspek virus corona di Belitung Timur sempat menghadiri satu acara di Bogor sebelum mendapat perawatan di RSUD Beltim. Satu di antara peserta acara itu belakangan diketahui positif terjangkit virus corona.

Hal itu dikatakan dokter jaga IGD RSUD Beltim saat menerima pasien tersebut, Sabtu (14/3/2020) malam.

"Menurut keterangan pasien, panitia acara tersebut mengimbau kepada seluruh peserta agar memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," kata dokter itu ketika dihubungi Posbelitung.co, Minggu (15/3/2020)..

Selain ke Bogor, lanjutnya, pasien juga sempat bepergian ke Padang.

Pasien tiba dari RSUD Beltim sekitar pukul 23.30 WIB. Pasien langsung ditangani oleh dokter dan perawat.

Dokter itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Belitung Timur agar jangan panik berlebihan dulu karena belum tentu pasien tersebut positif.

"Tapi tetap waspada dan selalu cuci tangan secara benar," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pasien terduga suspek virus corona ditemukan di Belitung Timur. Pasien berumur sekitar 30 tahun tersebut tiba di IGD RSUD Beltim sekitar pukul 23.30 WIB hari Sabtu (14/3/2020).

Menurut dokter yang saat itu bertugas, pasien tersebut menunjukkan gejala batuk tanpa diikuti sesak nafas dan demam.

"Menurut pengakuan pasien, batuknya sudah sekitar lima hari yang lalu sampai sekarang," katanya saat dikonfirmasi posbelitung.co, Minggu (15/3/2020).

Dokter itu mengatakan pasien sudah menjalani pemeriksaan awal berupa cek darah dan rontgen paru-paru melihat apakah ada infeksi atau tidak. Hasil pemeriksaan mengatakan hasilnya normal.

"RSUD Beltim tidak ada fasilitas untuk tes swab, karena hanya RS lintasan. Maka dari itu tetap akan dirujuk ke RSUD di Tanjungpandan sebagai RSUD rujukan walaupun hasilnya normal," terangnya.

Dihubungi terpisah Direktur RSUD Beltim dr Cahyo Purnomo mengonfirmasi adanya pasien ini. Saat ini ia tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai pasien tersebut.

"Nanti ya, masih sibuk koordinasi. Insyaallaah akan ada press release nanti," kata Cahyo saat dihubungi posbelitung.co via pesan daring. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved