Berita Belitung

Diduga Epilepsi, Seorang Warga Belitung Ditemukan Tenggelam Saat Mancing

Pria bernama Fauzi (40) itu diduga epilepsi saat sedang memancing bersama dua tetangganya yang menyebabkan korban tenggelam.

IST/grup medsos
Jenazah korban saat dievakuasi warga, Minggu (15/3/2020). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Seorang warga Jalan Pemuda II, Jalan Pemuda II, Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung ditemukan tewas tenggelam saat mancing bebulus di Pantai Sungai Samak, Desa Sungai Samak Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung pada Minggu (15/3/2020) pukul 15.00 WIB kemarin.

Pria bernama Fauzi (40) itu diduga epilepsi saat sedang memancing bersama dua tetangganya yang menyebabkan korban tenggelam.

"Kejadiannya kemarin, hari ini korban sudah dimakamkan pihak keluarga. Berdasarkan keterangan istrinya, korban memiliki riwayat epilepsi," ujar Kapolsek Badau Iptu Sugraito kepada posbelitung.co, Senin (16/3/2020).

Anggota Polsek Badau mengecek jenazah korban di RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, Minggu (15/3/2020)
Anggota Polsek Badau mengecek jenazah korban di RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, Minggu (15/3/2020) (IST/dok Polsek Badau)

Ia menjelaskan kronologis kejadian berawal saat korban pergi mancing bebulus di Pantai Sungai Samak, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung pada Minggu (15/3/2020) pagi.

Lalu, sekitar pukul 09.00 WIB dua rekan korban pasangan suami istri dan masih tetangga menyusul korban di lokasi tersebut.

Saat tiba di lokasi, kedua saksi sempat melihat korban sudah lebih dulu memancing dan disusul dengan jarak sekitar 20 meter. Tapi makin lama korban justru makin jauh dari dua orang tersebut.

"Jadi sekitar pukul 14.00 WIB, kedua saksi ini tidak lagi melihat korban yang sebelumnya berada di depan mereka. Karena curiga akhirnya kedua saksi mencari korban dan sekitar pukul 14.11 WIB, korban ditemukan sudah mengapung," ungkap Sugraito.

Korban langsung dibawa rekannya ke darat untuk mendapat pertolongan. Lalu, dibantu masyarakat menghubungi ambulance dan korban dibawa ke RSUD Marsidi Judono.

"Kalau berdasarkan keterangan saksi saat tiba di darat, korban masih hidup ditandai dengan denyut nadi. Tapi saat tiba di RSUD korban dinyatakan sudah meninggal dunia," katanya.

(posbelitung.co/Dese Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved