Berita Sungailiat

Kajati Babel Ranu Mihardja Hadir di Musrenbang RKPD Pemkab Bangka, Mulkan Ingatkan Jajarannya

Mulkanjuga mengapresiasi atas ketersediaan Kajati menyempatkan waktu untuk memberi suatu pembelajaran kepada seluruh peserta.

ist/Dian
Kajati Babel Ranu Mihardja bersama Bupati Bangka, Mulkan saat Musrenbang RKPD Kabupaten Bangka Tahun 2021, Senin (16/3/2020) di Hotel Tanjung Pesona 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka Mulkan menjelaskan hadirnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bangka Belitung (Babel), Ranu Mihardja dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Bangka, Senin (16/3/2020), merupakan suatu bentuk kepedulian kajati terhadap pembangunan di Kabupaten Bangka.

Menurutnya, dengan diberikannya suatu penegasan tentang bentuk pelanggaran yang harus dihindari bagi para pemangku jabatan, khususnya di Kabupaten Bangka, menjadi suatu hal positif bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka.

"Sangat baik, terutama bagi kami selaku penyelenggara pemerintah. Bahwa kita yang merupakan bagian pemerintahan untuk benar-benar menyusun perencanaan, penganggaran serta pelaksanaan pembangunan," jelasnya kepada Bangkapos.com, Senin (16/3/2020).

Mulkan menuturkan, hal ini juga menjadi pertimbangan bagi pemangku jabatan agar tidak langsung mengiyakan suatu pekerjaan apapun ketika menerima penawaran pengerjaan pembangunan.

"Katakanlah, misalnya hari ini kita pembahasan anggaran, hari ini ada orang nelepon, lalu kita iya kan. Berarti perancanaan bisa saja tidak tepat. Berarti planning kita tidak bagus," ungkapnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas ketersediaan Kajati menyempatkan waktu untuk memberi suatu pembelajaran kepada seluruh peserta.

Terlebih, musrenbang diikuti oleh hampir seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bangka.

Menurutnya, kejati juga sempat mengimbau para peserta Musrenbang Kabupaten Bangka, agar dapat berhati-hati, teliti dan benar-benar ketika ingin mengatur perencanaan, penganggaran maupun dalam pelaksanaan.

"Jangan sampai terjadi adanya suatu 'kompromi' lah, sehingga menyebabkan kerugian-kerugian dan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bangka," pungkasnya. (Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved