Penemuan Mayat di Perahu

Bentuk Perahu Bantu Ungkap Identitas Asal-usul Mayat, Begini Penjelasan Ketua DPC HNSI Bangka

Ciri dan bentuk perahu diprediksikan dapat membantu mengungkap asal muasal kapal, termasuk identitas mayat di dalamnya.

Ist/Kiriman Anshori
Ditemukan sesosok mayat, Rabu (18/3/2020) di Pantai Pejem Belinyu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Identitas mayat yang ditemukan dalam perahu Perairan Pantai Pejem Kecamatan Belinyu Bangka, memang masih diidentifikasi oleh tim berwenang, Rabu (18/3/2020).

Namun ciri dan bentuk perahu diprediksikan dapat membantu mengungkap asal muasal kapal, termasuk identitas mayat di dalamnya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan mengungkapkan ciri perahu yang di temukan tersebut.

"Kalau dilihat (sepintas foto--red) bentuk perahunya itu perahu nelayan buatan Bangka Barat atau Belinyu (Bangka). Ciri bentuk kamar perahu khususnya, bentuk rapatan papannya beda dan pasak papannya pasak tembak bukan pasak kayu," jelas Ridwan kepada Bangkapos.com.

Namun jika dilihat bentuk bodi atau badan kapal (perahu), Ridwan menduga lebih condong pada ciri kapal nelayan asal Propinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Nah, kalau badan kapalnya seperti kapal buatan Riau. Badan kapalnya beda dengan buatan Bangka. Kayaknya kapal ini dari Kepri, bentuk kapal lebih dominan buatan Kepri," ungkap Ridwan.

Namun demikian Ridwan belum berani memberikan kepastian secara rinci soal kapal main mayat di dalam kapal. 

Dia menyebutkan tadi hanya sebatas bentuk ciri buatan kapal antar daerah selau berbeda-beda.

Begitu pula soal identitas dan asal muasal korban, mayat dalam perahu Ridwan juga tak berani memberikan kepastian karena itu domain pihak berwenang.

"Ini sifatnya hanya prediksi, berdasarkan bentuk kapal," kata Ridwan.

Halaman
123
Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved