Virus Corona di Bangka Belitung

Pengiriman Sampel Swab Pasien Isolasi di RSUD Depati Hamzah Gunakan Virus Transport Media

Pengiriman Sampel Swap Pasien Isolasi di RSUD Depati Hamzah Gunakan Virus Transport Media.

bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Direktur RSUD Depati Pangkalpinang, Muhamad Fauzan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Terhitung empat hari satu pasien isolasi di Rumah Sakit Depati Hamzah Pangkalpinang yang masuk dalam kategori pemantauan.

Isolasi tersebut dilakukan karena pasien memiliki gejala demam, pilek dan batuk yang mengarah pada gejala dugaan terinfeksi virus corona.

Tetapi, pasien yang dikatakan mulai membaik sekarang ini tidak memiliki gejala sesak nafas dan pneumoinia bahkan tidak ada perjalanan ke luar negeri terinfeksi virus tersebut.

Direktur RSUD Depati Pangkalpinang, Muhamad Fauzan tetap menunggu hasil pengujian swap pasien, untuk berjaga-jaga walaupun pasien mulai membaik tersebut.

Sebelumnya pengambilan swab sudah dilakukan dua kali hari Minggu dan Senin, sampai saat ini hasil belum keluar.

Diakuinya, pengambilan dua kali dilakukan agar hasil lebih akurat dalam waktu inkubasi virus.

Lama hasil tes keluar tersebut disebutnya karena permasalahan lama pengiriman sampel swap sampai dan banyaknya sampel swap dari berbagai daerah dikirimkan ke Litbang Kementerian Kesehatan Jakarta.

"Kami sebenarnya sudah mau kerjasama (pengiriman sampel-red) dengan Palembang tetapi Airline ada masalah, tetapi ada berita baik dari kepala KKP, pesawat ATR sudah bisa membawa langsung ke tujuan sehingga lebih cepat," ujar dr Fauzan saat ditemui bangkapos.com, Rabu (18/3/2020).

Dijelaskannya, sebelum pengiriman sampel swap pasien diambil oleh petugas yang dengan kompetensi handal.

Diambil swap tenggorokan, hidung, dahak, dan darah serta dikirimkan bersamaan.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved