Kriminalitas

Jual Togel, Dua IRT dicokok Tim Opsnal Polres Pangkalpinang

Dua Ibu Rumah Tangga (IRT) ditangkap Tim Opsnal Polres Pangkalpinang, lantaran mengedarkan judi toto gelap (Togel), pada Rabu (18/3/2020).

Bangkapos.com/Yuranda
Dua IRT Diamankan oleh Tim Opsnal Polres Pangkalpinang dipimpin Aiptu Mardi Bule, Rabu (18/3/2020) di Polres Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dua Ibu Rumah Tangga (IRT) ditangkap Tim Opsnal Polres Pangkalpinang, lantaran mengedarkan judi toto gelap (Togel), pada Rabu (18/3/2020).

Keduanya bernama, Akiun (70) warga Jalan Melintas Kelurahan Paritlalang, Rangkui, Pangkalpinang, dan Elmi (38) warga Kelurahan Bintang Dalam, Gang Belimbing Bintang, Rangkui, Pangkalpinang.

Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda, Elmi (38) dicokok, Tim Opsnal yang dipimpin Aiptu Mardi Bule, di kediaman Elmi (38), yang berada di Kelurahan Bintang, Kecamatan Rangkui.

Pada saat dilakukan penggerebekan, Elmi kepergok petugas sedang merekap nomor-nomor pesanan pemesan togel di dalam kamar tidurnya, sekira pukul 17.30 Wib, sesaat sebelum ditutupnya pembelian nomor togel.

Sedangkan, Akiun (70) ditangkap rumahnya di Kelurahan Paritlalang, Rangkui, Pangkalpinang, Tim Opsnal melakukan penggeledahan ditemukan rekapan judi jenis togel dan handphone serta uang tunai Rp 3.150.000, hasil dari perjudian jenis togel.

"Iya, ibu rumah tangga menjual togel. Awalnya Tim Opsnal menerima informasi terkait adanya aktivitas judi di Kelurahan Bintang, Tim melakukan penyelidikan dan ditemukan praktik judi togel di kediaman Elmi,"ungkap Kepala Bagian Oprasional Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (19/3/2020) di Polres Pangkalpinang.

Kata Jadimnan, pada saat dilakukan introgasi, Elmi (38) mengaku hasil judi togel di setor oleh seseorang bernama Akiun (70), warga Jalan Melintas, Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui.

Mendapat informasi keberadaan Akiun, Tim Opsnal menuju kediaman Akiun di Jalan Melintas Paritlalang, untuk dilakukan penangkapan.

Awalnya, penangkapan tidak berjalan lancar lantaran salah satu keluarga Akiun bersikeras mengatakan bahwa Akiun sedang tidak ada dirumah.

Namun, setelah dilakukan pendekatan dan dialog diketahui Akiun bersembunyi di dalam kamar, hal ini dilakukan lantaran pelaku malu kepada tetangga yang melihatnya ditangkap.

"Hasil dari penggerebekan, ditemukan barang bukti diantaranya kertas rekapan togel, pena, 2 unit HP, kertas shio, uang tunai Rp 3.150.000 dan dua buah kalkulator," terang Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang.

Saat ini keduanya sudah diamankan di Polres Pangkalpinang, dan dalam pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Pangkalpinang.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari keduanya lembaran rekapan dan pena, dua unit Handphone, satu lembar shio, uang tunai Rp. 3.150.000, dan 2 buah kalkulator. 

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved