Breaking News:

Liga 2

PENALTI Kontroversi Sriwijaya FC Berbuntut Panjang, PSIM Minta Satgas Anti Mafia Bola Bertindak

Pihak PSIM Yogyakarta meminta Satgas Anti Mafia Bola agar segera bertindak.

Penulis: tidakada002 | Editor: Edi Yusmanto
Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat
PROTES --- Pemain PSIM Jogya melakukan protes kepada wasit garis yang menyatakan handsball di kotak penalti di menit terakhir laga perdana Liga 2 2020 melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (15/3/2020). SFC unggul 2-1 dari PSIM. SRIPO/SYAHRUL 

BANGKAPOS.COM - Pihak PSIM Yogyakarta meminta Satgas Anti Mafia Bola agar segera bertindak.

Klub asal Yogyakarta tersebut merasa dirugikan dengan salah satu keputusan wasit dalam laga perdana Liga 2 2020.

Perlu diketahui, pertandingan antara Sriwijaya FC kontra PSIM Yogyakarta diwarnai dengan keputusan kontroversial dari sang pengadil lapangan.

Berlangsung di Stadion Jakabaring, wasit dalam laga tersebut memberikan keputusan berupa penalti kontroversial di ujung pertandingan.

Rio Permana Putra yang menjadi wasit dalam laga tersebut memberikan penalti kepada tuan rumah.

Setelah melihat salah seorang pemain belakang PSIM Yogyakarta melakukan handsball di kotak penalti.

Full back PSIM, Risman Maidullah dinilai melakukan handball di kotak penalti pada menit ke-92.

Akhirnya, tim tuan rumah berhasil meraih kemenangan dalam laga berakhir dengan skor 2-1 tersebut.

Disinggung terkait masalah tersebut, David MP Hutauruk selaku manajer PSIM secara khusus berharap agar Satgas Anti Mafia Bola akan segera bertindak mengusut kasus tersebut.

David mengaku pihaknya sangat kecewa dengan ketidakadilan wasit yang menodai prinsif sportifitas dalam olahraga.

"Jujur kami sangat kecewa terhadap hasil pertandingan kemarin bukan karena semata kami kalah, akan tetapi pertandingan tersebut diwarnai oleh kejadian yang menodai prinsip fair play dan tidak tunduk pada fifa laws of the game," ujar David MP seperti yang dikutip dari Tribun Jogja.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved