Berita Bangka Selatan

Yudi Siswanto Sebut Air SPAM Telek Keruh Karena Tambang Liar, Besok DIharapkan Sudah Normal

"Kekeruhan sudah beberapa hari belakangan terjadi dan ternyata setelah ditelusuri ternyata tambang liar lah yang menjadi penyebabnya," ungkap Yudi

bangkapos.com / Jhoni Kurniawan
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Air Minum (PAM) Bangka Selatan, Yudi Siswanto 

Yudi Siswanto Sebut Air SPAM Telek Keruh karena Tambang Liar, Besok DIharapkan Sudah Normal

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Terkait dengan keruhnya air baku Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Telek Tukak Sadai, Kepala UPT PAM Bangka Selatan, Yudi Siswanto menyampaikan pendapatnya.

Dihubungi melalui panggilan telepon pada Kamis, (19/3/2020) Yudi mengakui kekeruhan yang terjadi pada air baku SPAM Telek telah terjadi beberapa waktu yang lalu.

"Kekeruhan sudah beberapa hari belakangan terjadi dan ternyata setelah ditelusuri ternyata tambang liar lah yang menjadi penyebabnya," ungkap Yudi kepada bangkapos.com

Tak hanya itu, Yudi juga mengakui jika hari ini ada rekan-rekan dari DPRD Basel, Dinas PUPRHub Basel, Dinas PKPLH Basel serta jajaran Polsek Toboali datang ke SPAM Telek untuk mengetahui penyebab keruhnya air baku.

Yudi berharap esok hari, pengaliran air baku kepada pelanggan akan kembali pada keadaan air yang normal dan tidak keruh.

Terkait dengan permintaan Wendy agar adanya upaya perbaikan pada semua hal yang ada di SPAM Telek termasuk normalisasi waduk (kolong), Yudi mengatakan, jika pihaknya telah menyampaikan agar sumber air baku dinormalisasi hingga mencapai 10 hektar.

"Kami memang berupaya untuk memperluas waduk sehingga kebutuhan pelanggan benar-benar dapat terpenuhi. Tak hanya itu, kalau hanya mengandalkan sumber air yang saat ini maka itu tidak cukup," ujarnya.

Yudi juga berharap normalisasi yang dapat tercapai dapat meningkatkan kapasitas air baku dan memperbaiki kualitas air sehingga pelanggan juga tak merasa kecewa dan dirugikan.

SPAM Telek Diminta Diperbaiki

Halaman
12
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved