Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Cara Mengatasi Kecemasan Hadapi Virus Corona dari Psikolog IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka

Memperbaiki pola hidup dan mendapatkan informasi dari sumber terpercaya, antisipasi yang dapat dilakukan oleh seseorang dalam menghadapi virus corona

Penulis: Sela Agustika | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa/Chitra)
Psikolog/Dosen Psikologi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Chitra Fraghini 

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Psikolog/Dosen Psikologi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Chitra Fraghini mengatakan, selalu berpikir positif, memperbaiki pola hidup dan mendapatkan informasi dari sumber terpercaya merupakan antisipasi yang dapat dilakukan oleh seseorang dalam menghadapi virus corona.

Setiap individu memiliki perbedaan dalam mengelola emosinya dalam mengatasi virus corona.

“Ada beberapa orang masih beranggapan bahwa virus corona ini masih bisa ditangani dengan menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Tapi ada beberapa orang yang beranggapan bahwa ini merupakan momok yang menakutkan dan menutup komunikasi dengan orang lain,” tuturnya

Dia mengungkapkan, rasa cemas yang dialami oleh seseorang dalam menghadapi suatu permasalahan merupakan reaksi normal.

“Akan tetapi jika berlarut dalam kecemasan dapat berdampak buruk pada psikologis dan kesehatan individu,” ujar Chitra

Beberapa solusi yang dapat dilakukan seseorang untuk mengurangi rasa cemas dalam menghadapi virus corona ini seperti tidur yang cukup, menjaga asupan makanan, tetap lakukan olahraga dan aktivitas rutin walau di rumah.

“Boleh lakukan aktivitas di luar rumah sambil tetap jaga jarak sosial. Selain itu, pertahankan komunikasi via media sosial agar terus mendapat hubungan dan dukungan sosial,” tuturnya.

“Tetap berpikir positif bahwa ini semua ada hikmahnya. Lakukanlah kegiatan yang postif, pikiran yang positif dan emosi pun akan menjadi positif,” ujarnya

“Dimana dulunya kita jarang cuci tangan sekarang sering, dulunya tidak menjaga wudhu sekarang dijaga. Dulu kita terlalu sibuk dengan urusan kerjaan dan mengenyampingkan keluarga. Sekarang kita bisa perbaiki komunikasi dengan keluarga dan mulai bangun bonding dengan anak,” tambah Chitra saat dikonfirmasi bangkapos.com.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved