Virus Corona di Bangka Belitung

Penumpang di Terminal Kedatangan Bandara HAS Hanandjoeddin Wajib Isi Formulir Deklarasi Kesehatan

Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan menerapkan skenario baru untuk penumpang yang baru datang ke Belitung.

Ist/dok Dinkes Belitung
Petugas Jumat (20/3) ketika membagikan formulir deklarasi kesehatan di terminal kedatangan Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan. 

Penumpang Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Turun Pesawat Menuju Terminal Kedatangan, Wajib Isi Formulir Deklarasi Kesehatan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pemerintah Kabupaten Belitung, TNI/Polri, Angkasa Pura (AP) II Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung sekarang ini menerapkan skenario baru untuk penumpang yang baru datang ke Belitung. Skenario itu diterapkan di terminal kedatangan dan baru dilakukan, Jumat (20/3/2020).

Setiap penumpang yang landing di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, kini harus mengisi formulir deklarasi kesehatan. Formulir tersebut akan dibagikan oleh petugas kesehatan, TNI/Polri.

Penumpang yang datang diwajibkan mengisi formulir berisikan biodata pribadi, nomor handphone dan riwayat perjalanan selama 14 hari sebelumnya.

"Termasuk penumpang ini sebelumnya dari mana, terus keperluan ke Belitung untuk apa? Ini akan dibagikan setiap hari, setiap penumpang datang," ungkap plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Agus Sulistiadi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung Mulyono Susanto kepada Posbelitung.co, Jumat (20/3/2020)..

Petugas, Jumat (20/3) ketika membagikan formulir deklarasi kesehatan di terminal kedatangan Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan.
Petugas, Jumat (20/3) ketika membagikan formulir deklarasi kesehatan di terminal kedatangan Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan. (Ist/dok Dinkes Belitung)

Untuk di Provinsi Bangka Belitung, yang sudah melakukan skenario ini baru di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan. Sedangkan untuk di Bandara Depati Amir Pangkalpinang belum menerapkan skenario tersebut.

"Iya ini baru di Belitung saja, Depati Amir belum dan ini berlaku untuk domestik. Ini perlu, jadi nanti ketika ada sesuatu, bisa dilakukan penelusuran. Yang dilakukan Belitung ini sudah benar, dan dasar hukumnya adalah instruksi presiden nomor 4 tahun 2019. Di dalam instruksi itu jelas, penanggulangan ketika terjadi kegawatdaruratan," kata Mulyono.

Instrukasi Presiden mengatur tentang deteksi dini, pencegahan dan respon. Pembagian formulir deklarasi kesehatan tersebut, bagian dari pencegahan dan deteksi dini.

"Jadi semua yang masuk ke sini, jadi harus dicegah dulu. Kami sudah harus tau dulu siapa saja yang masuk ke Belitung dan ini salah satu bentuk dari aplikasi pencegahan itu dan itu dasarnya kuat," jelasnya.

Semua yang masuk ke Belitung dengan adanya aplikasi ini, seluruh orang akan terdata. Apabila ada penumpang pesawat yang demam atau panas maka akan langsung di bawa ke RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

"Sehingga jangan sampai menularkan ke yang lain. Mengisi ini kan perlu waktu dalam situasi global seperti ini, masing - masing daerah diberikan kesempatan melakukan pencegahan sesuai kondisi daerah. Apalagi ini daerah pariwisata, yang masuk banyak jadi wajib dilakukan seperti itu," bebernya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved