Berita Bangka Tengah

Terkait Prostitusi Terselubung, Satpol PP Lakukan Penyelidikan Terhadap PSK di Simpang Gedong

Satpol PP Bangka Tengah (Bateng), melakukan penyelidikan dan pembinaan terhadap beberapa wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersil

Ist/Satpol PP Bangka Tengah
Anggota Satpol PP Bangka Tengah saat melakukan penyelidikan dan pembinaan terhadap pekerja seks komersil, Kamis (19/03/2020). 

Terkait Prostitusi Terselubung, Satpol PP Lakukan Penyelidikan Terhadap PSK di Simpang Gedong

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), melakukan penyelidikan dan pembinaan terhadap beberapa wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersil (PSK), di Jalan Simpang Gedong, dan Simpang Munggu Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (19/3/2020) siang.

Menurut Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Bateng, Waryudi saat ditemui Bangkapos.com Jumat (20/3/2020) penyelidikan dan pembinaan tersebut dilakukan kepada tiga wanita yang tinggal satu rumah di Jalan menuju Desa Munggu.

"Penyelidikan dan pembinaan tersebut dilakukan setelah sebelumya Satpol PP Bateng mendapat laporan dari masyarakat, dan kemudian kami turun untuk memastikan bahwa di lokasi tersebut disinyalir menjadi tempat transaksi seks. Selain itu juga disinyalir ada lokasi lain serupa digunakan untuk kegiatan serupa," ujar Waryudi, Jumat (20/3) kepada Bangkapos.com.

Lanjut Waryudi ada lima rumah yang disinyalir sebagai tempat prostitusi terselubung yakni di lokasi Simpang Gedong, Kerantai dan Munggu, namun kali itu pihaknya mendata ada enam orang yang berada di tiga lokasi.

Anggota Satpol PP Bangka Tengah saat melakukan penyelidikan dan pembinaan terhadap pekerja seks komersil, Kamis (19/03/2020).
Anggota Satpol PP Bangka Tengah saat melakukan penyelidikan dan pembinaan terhadap pekerja seks komersil, Kamis (19/03/2020). (Ist/Satpol PP Bangka Tengah)

Selain itu, praktek prostitusi terselubung itu secara kasat mata menurutnya sulit diketahui masyarakat sekitar karena lokasinya berada di dalam hutan, untuk menuju kamar-kamar yang diduga sebagai tempat praktek terlarang itu pun petugas harus berjalan kaki.

"Kami juga akan membongkar bangunan yang digunakan untuk tempat prostitusi tersebut jika kedapatan masih beroperasi," tegasnya

Kegiatan penyelidikan dan pembinaan dipimpin langsung oleh Kabid PPHD Waryudi atas seizin Kasat Pol PP Bangka Tengah Irwan, bersama Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Machyudi, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Kasi Penyuluhan, Pembinaan dan Pengawasan beserta Anggota PTI, dan turut mendampingi Sekcam Sungai Selan beserta BKO Satpol PP Kecamatan Sungai Selan. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved