Berita Pangkalpinang

Update Cuaca Terkini Daerah Pangkalpinang, Berpotensi Terjadi Hujan Ringan hingga Siang Nanti

Kurniaji mengatakan terkait cuaca terkini khusunya kota Pangkalpinang yang sudah memasuki musim penghujan beberapa hari kedepan

Ist BMKG Kurniaji
Perkiraan cuaca 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Depati Amir Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan terkait cuaca terkini khusunya kota Pangkalpinang yang sudah memasuki musim penghujan beberapa hari kedepan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai dengan petir.

"Untuk hari ini hujan diprakirakan akan berhenti sebentar di jam 10:00 - 12-00 WIB namun akan berlanjut lagi di jam 13.00 - 16.00 dengan intensitas ringan - sedang," ungkap Kurniaji kepada Bangkapos.com, Jumat (20/03/2020)

Sementara itu, ia mengatakan besok (26/02) hujan juga akan turun sedang hingga lebat dan berpotensi disertai petir.

"Sesuai dengan informasi tersebut, besok diprakirakan akan turun hujan sedang sampai dengan lebat disertai dengan petir hampir di seluruh wilayah Pangkalpinang pada pagi dan dilanjutkan siang harinya, serta disusul hujan lokal pada malam harinya," jelasnya

BMKG menghimbau kepada seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk tetep sedia payung atau jas hujan ketika beraktifitas diluar rumah.

"Hati-hati untuk yang beraktifitas diluar rumah selalu sedia payung dan jas hujan, jika berkendara lebih hati-hati lagi karena jalanan akan bertambah licin, hindari tempat tinggi apabila terjadi hujan disertai petir," tuturnya

Hal ini kemungkinan terjadi karena pada periode dua minggu terakhir hingga kemarin, banyak terdapat pusat tekanan rendah di Samudera Hindia perbatasan antara Indonesia dan Australia.

"Adanya pusat tekanan rendah ini selanjutnya menyebabkan masa udara basah dari Asia yg dibawa oleh monsoon barat laut (angin baratan) yang melewati wilayah Indonesia banyak tertarik dan tertumpuk disana sehingga mengakibatkan wilayah Indonesia defisit hujan pada periode tersebut," ujarnya

Pusat tekanan rendah ini merupakah faktor cuaca yang biasanya tidak tetap, dapat berubah-ubah tempat atau lokasi antara satu hingga tiga hari sekali.

"Babel dua hari kedepan berpotensi hujan sedang-lebat seperti yang kami infokan dalam prakiraan cuaca harian kami, ini diakibatkan karena adanya sirkulasi tertutup di Barat Daya Kalimantan/Timur Laut Babel," ungkapnya

Namun dia mengatakan setelah sirkulasi tertutup ini hilang dalam dua hari kedepan, diprakirakan Babel akan kembali panas seperti 2-3 minggu lalu karena sebentar lagi kita juga diprakirakan akan masuk pancaroba hujan ke kemarau.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved