Breaking News:

37 Kali Gempa Guncang Lombok, Bali Hingga Mataram, Apa yang Terjadi? BMKG: Patut Diwaspadai

Dampak dari guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Lombok Barat, Mataram dan Bali dengan skala intensitas II-III MMI

Editor: Hendra
Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
Ilustrasi Gempa Bumi 

BANGKAPOS.COM- Hingga petang Minggu (22/3/2020) pukul 16.00 WIB, sebanyak 37 kali gempa susulan terjadi di Wilayah Samudera Hindia Selatan Bali.

Gempa bumi tektonik ini bermagnitudi mulai dari 5,2 hingga magnitudo 2,9.

Gempa bumi tektonik susulan kembali mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Bali.

Untuk diketahui, Kompas.com telah melaporkan bahwa pada pukul 13.48 WIB, wilayah ini mengalami gempa tektonik pertama dengan kekuatan magnitudo M 5,2.

BACA JUGA: Sebelum ke Belinyu, WNA Bangladesh ODP Virus Corona Mampir ke Pangkalpinang

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki parameter awal dengan magnitudo M=5,2 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M=5,0.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono ST Dipl Seis MSc dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10.96 LS dan 115.16 BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 256 kilometer arah Selatan Kota Denpasar, Bali pada kedalaman 10 kilometer.

Rahmat juga menjelaskan bahwa, jika memperhatikan lokasi episenter, kedalaman, dan mekanisme sumbernya, tampak bahwa gempa yang terjadi masih merupakan rangkaian gempa susulan dari gempa utama dengan magnitudo M=6,3 pada 19 Maret 2020 pukul 00.45.38 WIB.

BACA JUGA: Gelar Pesta Pernikahan di Tengah Wabah Covid-19, Dihentikan Polisi, Tamu Disemprot Disinfektan

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved