Breaking News:

37 Kali Gempa Guncang Lombok, Bali Hingga Mataram, Apa yang Terjadi? BMKG: Patut Diwaspadai

Dampak dari guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Lombok Barat, Mataram dan Bali dengan skala intensitas II-III MMI

Editor: Hendra
Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
Ilustrasi Gempa Bumi 

Sementara itu, dampak dari guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Lombok Barat, Mataram dan Bali dengan skala intensitas II-III MMI.

Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut," kata dia.

Kendati demikian, hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Apa yang sedang terjadi?

Dijelaskan oleh Rahmat, gempa ini memiliki mekanisme patahan turun (normal fault) dengan deformasi batuan terjadi pada bidang tekukan Lempeng Indo-Australia yang mengalami gaya tarikan lempeng (ekstensional).

Di zona ini, slab lempeng samudra Indo-Australia “mulai” menunjam dan menekuk ke bawah lempeng benua Eurasia di Selatan Bali.

BACA JUGA: Ilmuwan Dunia Berpacu Temukan Vaksin Virus Corona, Saat Ini Sudah Ada 20 Jenis, 9 Ada di China 

Di sinilah patahan itu terjadi, karena patahan batuan terjadi di zona sumber gempa di luar zona subduksi (outer rise).

"Gempa signifikan yang bersumber di zona outer rise Bali tidak hanya saat ini saja terjadi," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved