Virus Corona di Bangka Belitung

BREAKING NEWS: Jejak 8 WNA Bangladesh di Pulau Bangka Bakal Ditelusuri Tim Gugus Kendali Covid-19

Jejak asal delapan orang warga negara Banglades di Pulau Bangka saat ini sedang didalami Tim Gugus Kendali Covid-19 Kabupaten Bangka.

bangkapos.com/Edwardi
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Muhammad Ansori Muslim 

Jejak asal delapan orang warga negara Banglades di Pulau Bangka saat ini sedang didalami Tim Gugus Kendali Covid-19 Kabupaten Bangka.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Muhammad Ansori Muslim mengatakan jejak asal delapan orang warga negara Banglades di Pulau Bangka saat ini sedang didalami Tim Gugus Kendali Covid-19 Kabupaten Bangka.

"Memang semalam satu warga Bangladesh sudah dibawa ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat, sedangkan tujuh orang lainnya sudah dikarantina. Sementara ini jejak-jejak mereka sedang ditelusuri sudah kemana saja mereka selama berada di Pulau Bangka ini. Bila sudah diketahui selanjutnya masjid-masjid yang disinggahi mereka ini akan dilakukan sterilisasi," kata Ansori.

Diharapkannya masyarakat Kecamatan Belinyu saat ini jangan resah karena Masjid tempat mereka menginap semalam sudah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan," harap Ansori.

Satu Warga Bangladesh Demam Tinggi 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Muhammad Ansori Muslim membenarkan ada delapan orang warga negara asal Bangladesh yang sedang menetap di Masjid Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Saat ini delapan warga negara Bangladesh sudah diamankan karena di antara mereka diduga mengalami demam tinggi.

"Petugas dari Puskesmas Belinyu sudah mendatangi dan membawa warga Bangladesh yang sakit ini ke rumah sakit umum daerah Depati Bahrin Sungailiat. Warga Bangladesh ini masuk kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP). Nanti pihak Dinas Kesehatan yang bisa menetapkan status pastinya," kata Ansori saat jumpa pers di sela-sela kegiatan penyemprotan desinfektan di RRI Sungailiat, Minggu (22/03/2020).

Ditambahkan sementara ini tujuh orang temannya yang lain juga harus dilakukan evakuasi untuk dikarantina sesuai SOP dari Dinas Kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

"Memang informasi soal warga Bangladesh yang diduga sakit ini sudah cukup vital di medsos dan juga kami sudah mendapatkan laporan ini dari Camat Belinyu. Status warga ini selanjutnya silahkan ke Dinas Kesehatan yang bisa menjelaskan teknisnya," imbuh Ansori.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved