Virus Corona di Bangka Belitung

Camat Beberkan Kisah Awal 8 Warga Bangladesh Masuk Belinyu, Satu di Antaranya Demam Tinggi

Saat itu bertemu rombongan yang baru tiba dari Merawang..... Mereka masuk ke Indonesia via Thailand dan sempat bermalam di Jakarta dua malam," ujarnya

Kolase TribunKaltim.co / freepik.com
Wabah virus corona Covid-19 melanda Indonesia. 

Camat Beberkan Kisah Awal Warga Bangladesh Masuk Belinyu, Satu di Antaranya Demam Tinggi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pagi tadi, Minggu (22/3/2020), Tim Kecamatan Belinyu dan Puskesmas setempat melakukan penyemprotan disinfektan ulang di sebuah masjid di Kecamatan Belinyu Bangka.

Penyemprotan bahan kimia pencegah penyebaran virus atau penyakit tersebut dilakukan terkait kedatangan delapan warga status Warga Negara Asing (WNA) Bangladesh, yang satu di antaranya diduga berpotensi terjangkit virus Corona (Covid-19).

Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah kepada Bangka Pos, Minggu (22/3/2020) mengatakan, sejak kemarin pihaknya sudah menerima kabar soal delapan WNA yang dimaksud.

"Kemarin Jam 12.30, Tim Kecamatan Belinyu kebetulan melaksanakan kegiatan penyemprotan (semprot pertama) disinfektan di sana. Saat itu bertemu rombongan yang baru tiba dari Merawang..... Mereka masuk ke Indonesia via Thailand dan sempat bermalam di Jakarta dua malam," kata Syarli.

Setelah agenda penyemprotan disinfektan awal dan pertemuan pihak Kecamatan dan Puskesmas Belinyu terjadi kemarin, suasana menurut Syarli, masih normal.

Hingga pada akhirnya, beberapa jam setelah itu, ia mendapat kabar, satu di antara delapan WNA ini mengalami demam atau panas tinggi, yang kemudian muncul dugaan mengalami gejala Covid 19.

"Kemudian saya selaku camat minta Puskesmas Belinyu mengambil data awal kondisi kesehatan delapan jemaaah tersebut. Ini kami berlakukan kepada seluruh masyarakat atau tamu yang datang ke Belinyu yang berasal dari luar Pulau Bangka," katanya.

Tim Kecamatan dan Puskemas Belinyu dipastikan Syarli sudah bergerak cepat melakukan langkah awal sejak kemarin.

Tak hanya melajukan pendataan pada delapan WNA ini, namun juga merujuk satu di antara WNA yang tubuhnya mengalami demam atau panas tinggi ke Rumah Sakit Eko Maulana Ali di Belinyu.

"Sejak pertemuan itu akhirnya Tim Puskesmas turun dan mengambil data awal pada delapan WNA ini. Dari delapan WNA, satu di antaranya panas tinggi dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Eko Maulana Ali Belinyu, kemudian laporannya bahwa pasien ini kemarin sore dirujuk dari RS Eko dan dirujuk ke RS Depati Bahrin Sungailiat," kata Syarli, menyebut satu di antara WNA ini baru sebatas dugaan Corona, namun secara akurasi, positif atau tidak, ia menyarankan wartawan konfirmasi ke dokter terkait.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved