Virus Corona

Dokter dan Perawat Berjatuhan, Anies Baswedan Ingatkan Warga Jakarta Segera Sadar Bahaya Corona

Sejumlah tenaga medis yang berada di garis terdepan penanggulangan virus corona di Indonesia mulai terjangkit Covid-19.

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sejumlah tenaga medis yang berada di garis terdepan penanggulangan virus corona di Indonesia terjangkit Covid-19.

Tiga dokter dan seorang perawat meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus corona. Sementara tenaga medis lain yang juga terpapar Covid-19 masih menjalani masa pemantauan, pengawatan hingga perawatan. 

Di wilayah DKI Jakarta saja hingga Jumat (20/3/2020) petang, tercatat ada 25 tenaga medis yang terpapar Covid-19.

"Saat ini sudah ada 25 tenaga medis di Jakarta yang terkonfirmasi Covid 19 dan 1 meninggal dunia," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa pers di Balai Kota, Jumat.

Anies meminta agar seluruh warga Jakarta sadar bahwa upaya melawan virus corona adalah upaya dan tanggung jawab bersama. Tidak hanya petugas kesehatan.

Dua Dokter dan 1 Perawat Indonesia Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Maka dari itu, ia pun sepakat dengan sejumlah pesan yang disampaikan tenaga kesehatan dan viral di media sosial.

Isi pesan itu meminta agar warga tetap di rumah dan biarkan tenaga kesehatan yang bekerja di luar.

"Cara membantu mereka adalah dengan bekerja di rumah. Saya kira ini pesan yang sangat powerfull," ucap Anies.

Secara nasional, virus corona telah menjangkiti 369 orang. Sebanyak 320 orang dirawat, 17 orang sembuh, dan sebanyak 32 orang meninggal dunia.

Jakarta Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Anies Baswedan Minta Masyarakat Patuhi Social Distancing

Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling tinggi persebaran virus corona.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved