Senin, 13 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Cara Mencegah Penularan Covid-19, Dokter Riza Minta Masyarakat Terapkan Physical Distancing

"Sekarang bukan sosial distancing lagi, tetapi World Health Organization (WHO) memperbarui dengan physical distancing," ujar dr Riza

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Saat penumpang diukur suhu tubuh dengan thermal scanner oleh petugas KKP dan Dinkes kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dokter Umum Kantor Kesehatan Pelabuhan Koordinator Wilayah Kerja Bandara Depati Amir Pangkalpinang, dr Riza Jayanti meminta masyarakat khususnya di Pulau Bangka untuk terapkan physical distancing.

"Sekarang bukan sosial distancing lagi, tetapi World Health Organization (WHO) memperbarui dengan physical distancing," ujar dr Riza saat ditemui bangkapos.com, Senin (23/3/2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan kalau sosial distancing pembatasan terhadap sosial dengan jarak 1-2 meter saat bertatap muka.

"Sedangkan physical distancing itu tidak berkumpul sama sekali atau tidak bertatap muka. Tetapi karena kami sebagai petugas mau tak mau, tetapi untuk masyarakat luas untuk tetap di rumah," kata dr Riza.

Menurutnya hal ini perlu dipatuhi agar dapat memutuskan tali rantai penularan Covid-19, terkhusus di Bangka Belitung untuk mencegah masuknya.

Saat petugas tim kesehatan mengukur suhu tubuh dengan thermal gun di Bandara Depati Amir Pangkalpinang
Saat petugas tim kesehatan mengukur suhu tubuh dengan thermal gun di Bandara Depati Amir Pangkalpinang (bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Dokter Riza sebagai koordinator pengawasan bersama Tim Kesehatan Dinkes PKKB Pangkalpinang terus melakukan pemantauan dini di Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Pemantauan dilakukan lebih ketat dibandingkan sebelumnya.

"Jadi penumpang datang disemprotkan disinfektan terlebih dahulu untuk memastikan mereka clear masuk ke Bangka. Kemudian penumpang harus antri jarak 1 meter sesuai dengan garis pembatas yang telah dibuat pihak bandara," jelas dr Riza.

Setelah itu penumpang harus berdiri tepat pada garis di depan thermal scanner yang diawasi petugas KKP dan Dinkes Pangkalpinang.

"Setelah dilihat suhunya, mata penumpang harus melihat sensor sebab mata organ sensitif untuk memindai suhu tubuh," kata dr Riza.

Bila pasien dinyatakan suhu 38 derajat celcius akan langsung diobservasi kemudian diberikan Health Alert Card (HAC) atau kartu kuning.

SKM sebagai Tim Kesehatan Dinkes PPKB Pangkalpinang, Nur Rakhmat Nugroho mengatakan ikut membantu pengawasan dengan pihak KKP.

"Kita memantau di sini, diharapkan juga kerjasama semua pihak dalam pencegahan Covid-19 terutama di wilayah. Kepada masyarakat khususnya kita harapkan untuk tetap di rumah,"ujar Nur Rakhmat.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved