Liga 1 2020

DEDI Kusnandar Soal Virus Corona : Bisnis Tutup, Performa Persib Bandung

Dedi Kusnadar berharap agar pandemi virus corona yang menjadi masalah global segera teratasi.

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar (kanan) berduel dengan pemain PSM Makassar Ezra Walian (kiri) dalam pertandingan terakhir Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019). Tuan rumah Persib Bandung berhasil melumat tamunya PSM Makassar dengan skor telak 5-2. TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA 

BANGKAPOS.COM - Dedi Kusnadar berharap agar pandemi virus corona yang menjadi masalah global segera teratasi.

Satu diantara imbas yang diakibatkan virus corona, Dedi Kusnandar harus menutup bisnis yang dimilikinya.

Dilansir dari Tribun Jabar, Dado sapaan akrab Dedi Kusnandar memiliki dua bisnis di luar sepak bola.

Pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar (tengah) berduel dengan pemain PSM Makassar Ezra Walian (kiri) dalam pertandingan terakhir Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019). Tuan rumah Persib Bandung berhasil melumat tamunya PSM Makassar dengan skor telak 5-2. TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar (tengah) berduel dengan pemain PSM Makassar Ezra Walian (kiri) dalam pertandingan terakhir Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019). Tuan rumah Persib Bandung berhasil melumat tamunya PSM Makassar dengan skor telak 5-2. TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA (TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA)

Adalah laundry dan kafe yang menjadi bisnis milik Dado dan bertempat di kawasan Jatinangor, Sumedang, yang merupakan tempat kelahiran Dado.

"Pasti berdoanya cepat berakhirlah virus ini, apalagi ini mencakup semuanya, bukan hanya sepak bola. Jadi doanya cepat semua beres dan kembali normal lagi," ujar Dedi Kusnandar seperti yang dilansir dari Tribun Jabar.

Menurutnya, alasan dibalik penutupan bisnis yang dimilikinya ialah kesehatan dan keselamatan semua orang jauh lebih penting.

"Semuanya pasti berimbas, bukan hanya bisnis. Pasti berimbas semuanya. (Bisnis) tutup, yang paling penting sekarang nyawa dari pada semua," terang pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu.

Selain itu, Dado juga mengomentari terkait penundaan kompetisi sepak bola di Indonesia.

Terbaru, tepatnya pada Minggu (22/3/2020), PSSI menetapkan keputusan untuk menunda kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2 dalam kurun waktu yang belum bisa ditentukan.

Dedi Kusnandar sejatinya merasa kecewa dengan keputusan yang ditetapkan oleh Organisasi Sepak Bola Indonesia tersebut.

Namun Dado pun tak bisa menutup mata bahwa kesehatan dan keselamatan merupakan faktor terpenting ditengah pandemi virus corona.

"Pasti kecewa kalau liga berhenti, tapi itu sudah keputusan semuanya. Jadi kami harus terima dan memang nomor satu nyawa juga."

Halaman
123
Penulis: tidakada002
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved