Virus Corona di Bangka Belitung

Imbas Virus Corona, Ojek Online Sepi, Orderan Menurun Hingga 50 Persen

Keluhan para mitra ojek online yang mengalami penurunan order antar penumpang secara dratis saat mulai berlakunya kebijakan pembatasan interaksi

bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Ketua Komunitas Sahabat Ojek Online Pangkalpinang, Charles Halawa saat ditemui di kedai kopi di Gang Singapur, Jum'at (30/08). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ojek Online (Ojol) yang saat ini sangat menbantu aktifitas masyarakat juga terkena efek merebaknya covid-19 di Indonesia, khususnya Bangka Belitung.

Hal ini juga dirasakan oleh ojol yang ada di Pangkalpinang, sepinya orderan antar jemput begitu dirasakan oleh para ojol

Ketua Ojek Online di Pangkalpinang Charles Halawa mengatakan, anjloknya orderan antar jemput ojol turun hingga 50%, yang diicu oleh virus corona.

"Ini salah satunya efek corona juga kita rasakan, karena orang-orang takut naik ojol mungkin, karena menjaga social distancing juga," ungkap Charles kepada Bangkapos.com, Senin (23/03/2020)

Keluhan para mitra ojek online yang mengalami penurunan order antar penumpang secara dratis saat mulai berlakunya kebijakan pembatasan interaksi sosial atau social distancing saat pandemik virus corona atau Covid-19 ini.

"Kadang satu hari hanya nganter empat sampai enam orang saja, kami juga sedikit pusing mengatasi ini," ucapnya

Padahal banyak orang-orang yang dirumahkan setidaknya memesan makanan secara online, namun tidak demikian orderan ojek online tetap sepi orderan.

"Harusnya seperti itu, banyak yang dirumah tidak boleh keluar ojol siap antar makan kerumah, namun kenyataannya tidak seperti itu, kita tetap sepi orderan baik pesan antara orang ataupun makanan, mungkin yang lain ada yang mengalami peningkatan pesan antar makanan," tuturnya

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved