Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kata Milenial Terkait Virus Corona, Ada yang Bilang Sereeeem, Tak Bebas Keluar, Aktifitas Terhambat

dilihat dari persentase tingkat kematian akibat virus corona sangat mengkhawatirkan, ditambah lagi dengan penyebaran yang begitu cepat

(istimewa /Rico)
Ilustrasi penggunaan masker pada saat berada di luar rumah. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA – Merebaknya virus corona atau Covid-19 ini membuat resah masyarakat dari berbagai kalangan.

Seperti satu diantaranya yaitu kaum milenial yang merasakan berbagai aktivitasnya terhambat dengan adanya virus Covid-19.

Rizky Putri Deshanda (23) mengatakan, adanya wabah virus Covid-19 ini semua sektor kehidupan menjadi terganggu apalagi skala global.

“Kalau saya pribadi terutama dari segi pekerjaan, yang mana sebagian aktivitas pekerjaan harus dikerjakan di rumah dan sebagian lagi harus dihentikan dulu. Sementara, dari segi ekonomi seperti barang-barang tertentu jadi susah dibeli, terus kajian dan masjid juga ditutup sementara,” ujarnya saat dikonfirmasi bangkapos.com,Senin (23/3/2020).

“Semuanya kembali ke kita masing-masing yang sebagai manusia hamba Allah harus berikhtiar dan berdoa bukan mengeluh, karena dengan mengeluh atau panik yang berlebihan pun tidak menyelesaikan permasalahan,” tutur Rizky

Diakuinya, dilihat dari persentase tingkat kematian akibat virus corona sangat mengkhawatirkan, ditambah lagi dengan penyebaran yang begitu cepat.

“Oleh karena itu kita harus lebih waspada namun jangan panik, karena dengan panik kita tidak bisa berfikir jernih dan malah akan stres yang justru membuat imun berkurang dan yang penting cari informasi dari sumber terpercaya, karena saat ini banyak berita hoaks, yang justru membuat orang-orang tambah panik dan tidak membantu upaya pemutusan rantai virus ini” kata Rizky

Hal yang sama juga diakui oleh Savira (21), dampak merebaknya isu virus Covid-19 ini membuat dirinya lebih waspada untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

“Seram, beberapa aktivitas jadi terhambat, seperti penelitian, tidak bisa lakukan aktivitas di kampus, terus juga untuk pegi ke tempat wisata, pasar atau tempat keramai jadi takut dan lebih waspada untuk lebih memilih dirumah,” ujat Savira

Selain itu, Rico (24) juga mengakui dengan maraknya virus corona ini membuat aktivitasnya menjadi terhambat.

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved