Berita Pangkalpinang

Sibuk Tangani Virus Corona di Babel, Wagub Belum Bisa Penuhi Panggilan Penyidik Polres Belitung

Ia siap memberikan keterangan sebagai saksi dan akan bekerjasama secara baik dengan aparat kepolisian.

(Bangkapos.com/Ramandha)  
Wagub Babel, Abdul Fatah saat ditemui Bangkapos.com beberapa waktu lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah dipanggil sebagai saksi oleh penyidik Polres Belitung terkait pemeriksaan terkait tindak pidana saat penertiban tambang ilegal di Sijuk, Belitung.

Diketahui, Abdul Fatah yang hadir dalam penertiban itu, sebelumnya sudah dimintai keterangan oleh polisi setelah penertiban yang berakhir ricuh tersebut.

Dirinya juga mengaku siap memberikan keterangan sebagai saksi dan akan bekerjasama secara baik dengan aparat kepolisian.

"Sebagai warga negara yang baik, saya patuh pada hukum. Saya akan mengikuti prosesnya," kata Abdul Fatah saat ditemui usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di DPRD Babel, Senin (23/3/2020).

Dia menuturkan, sudah menerima surat pemanggilan dari penyidik Polres Belitung.

Namun, ia belum dapat memenuhi panggilan itu karena kesibukannya yang tak bisa ditinggalkan.

Wagub Babel ini baru akan segera menuju Polres Belitung jika urusan mengenai penanganan Covid-19 selesai.

"Pada prinsipnya saya siap bekerja sama, namun saat ini kita tengah sibuk penanganan dan antisipasi Covid-19. Mohon dipahami soal ini, kalau saya tinggalkan masalah corona, nanti bagaimana," ujarnya.

Sebelumnya, Wagub Abdul Fatah sendiri diketahui ikut dalam rombongan Satpol PP Provinsi Babel saat melakukan penertiban tambang ilegal di kawasan hutan lindung (HL) di Kecamatan Sijuk, Belitung yang berakhir ricuh pada Desember 2019 lalu.

Dalam penyelidikan pihak kepolisian atas kasus tersebut, akhirnya berujung dengan penetapan satu diantara personil Satpol PP Babel, Sandi sebagai tersangka dalam kasus penertiban tambang ilegal tersebut.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved