Berita Pangkalpinang

Stok Beras Babel Aman Hingga 6 Bulan ke Depan dan Belum Mengalami Kenaikan Harga

Stok beras di gudang Bulog Bangka ada 1.200 ton dan stok beras di gudang Bulog Belitung ada 1400 ton dengan pengeluaran beras perbulan

Bangkapos.com/Yuranda
Suasana gudang bulog Selindung Pangkalpinang, Senin (3/12/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA— Kepala Bulog Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Taufiqurokhmah mengungkapkan, sampai saat ini stok bahan pokok beras Babel aman untuk 6 bulan kedepan dan belum mengalami kenaikan harga.

Dia mengatakan, saat ini stok beras di gudang Bulog Bangka ada 1.200 ton dan stok beras di gudang Bulog Belitung ada 1400 ton dengan pengeluaran beras perbulan di Bangka sebanyak 250 ton dan di Belitung sebanyak 150 ton.

“Stok beras di Babel saat ini aman dan barang kita sudah masuk kemaren dari DKI Jakarta, untuk di Belitung bulan Januari dan Bangka Februari,” ungkap Taufiqurokhmah yang akrab disapa Fifi ini saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (23/2/2020).

“Pemerintah Propinsi maupun Kabupaten Kota Babel masih punya stok cadangan pangan yang dititipkan di gudang Bulog untuk disalurkan sewaktu-waktu diperlukan,” tuturnya

Ditenggah merebaknya isu virus corona, persediaan stok beras masih aman dan tidak mengalami kenaikan harga.

“Untuk harga masih sama, yang mana kita mengacu harga pemerintah dan sampai saat ini belum ada perubahan,” ungka Fifi

Ia mengatakan, saat ini masih ada 500 ton beras dalam proses pengiriman.

“Untuk pengawasan proses pengiriman beras ini cukup aman, yang mana beras akan dikirim menggunakan container dari gudang pengirim DKI dan langsung masuk kontainer yang kemudian disegel dan dibuka segelnya setelah sampai di pintu gudang penerima Bangka atau Belitung,” ujarnya

Diakuinya, Pengawasan yang dilakukan pihak Bulog di gudang sesuai dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP) dan tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke gudang.

“Untuk komoditi yang masuk kita lakukan uji lab di pusat, ada petugas surveynya dan melakukan perawatan rutin perbulan untuk komoditi yang ada di gudang,” ujarnya

“Jika tidak perlu dan mendesak untuk masuk gudang , maka tidak akan kita lakukan untuk menjaga keamanan komoditi yang di gudang,” kata Fifi

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved