Berita Pangkalpinang

Antisipasi Covid-19, Sidang Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang Diundur Hingga 6 April 2020

Menanggapi surat edaran Mahkamah Agung (MA), Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang tetap berikan pelayan publik.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Saksi melakukan sumpah atas keterangan yang diberikan kepada terdakwa Ari Safari, Selasa (24/03/2020) saat sidang di Pengadilan Negeri Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Menanggapi surat edaran Mahkamah Agung (MA), Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang tetap berikan pelayan publik.

Hal ini dikatakan oleh Humas Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Hotma dalam pernyataannya menanggapi surat edaran MA nomor 1 Tahun 2020, 23 Maret 2020, tentang pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran corona Covid-19 di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan.

"Pelayanan publik di Pengadilan Negeri Pangkalpinang tetap berjalan dengan dilayani oleh dua orang Petugas PTSP yang bertugas secara bergiliran. Akan tetapi para hakim dan aparatur peradilan (yang belum mendapat giliran) lainnya menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah atau tempat tinggalnya (work from home)," jelas Hotma saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Selasa (24/03/2020).

Lebih lanjut mengenai penanganan perkara yang sedang berjalan dan perkara yang baru masuk atau didaftarkan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, setelah ada surat edaran tersebut ditunda dan akan disidangkan mulai pada hari Senin tanggal 6 April 2020.

"Khusus terhadap penanganan perkara pidana yang masa atau waktu penahanannya terbatas (tidak dapat diperpanjang lagi penahanannya), maka berpedoman pada surat edaran tersebut akan segera diselesaikan (diputus). Sedangkan terhadap perkara pidana yang masa atau waktu penahanannya masih dapat diperpanjang penahanannya, ditunda dan disidangkan kembali mulai Senin (6/4/2020)," ungkap Hotma.

Untuk penanganan perkara perdata yang masa waktu penanganannya telah ditentukan undang-undang maupun perkara perdata yang masa waktu penanganannya tidak diatur oleh undang-undang, maka perkara perdata tersebut ditunda dan disidangkan kembali mulai pada Senin (6/4/2020). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved