Apakah Iuran BPJS Kesehatan Sebelumnya Dikembalikan?

Terkait nasib iuran yang sudah dibayarkan sebelumnya, apakah peserta BPJS Kesehatan akan mendapatkan pengembalian?

Bangkapos.com/jhoni kurniawan
Pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Mahkamah Agung / MA telah membatalkan Perpres No. 75/2019 yang menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan.

Muncul pertanyaan masyarakat apakah iuran yang sudah dibayar saat ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan bisa dikembalikan.

Kabiro Humas Mahkamah Agung Abdullah menjelaskan, putusan pembatalan kenaikan BPJS Kesehatan ini tidak berlaku surut.

"Karena inilah, pembayaran iuran sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai waktu sebelum ada putusan tetap mengacu pada peraturan Perpres 75 tahun 2019," tandasnya.

"Masyarakat yang sudah membayar sejak bulan sebelumnya sudah didasarkan pada Perpres 75 [2019] dan itu masih berlaku, dan sah.

Apa Pengganti Ujian Nasional Jika UNBK SD, SMP dan Madrasah Ditunda?

Maka perubahan ini akan berlaku sejak pengucapan putusan," ucap Abdullah.

"Jadi, putusan ini tidak berlaku surut ke belakang, tetapi berlaku ke depan," lanjutnya.

Sempat pula beredar kabar jika putusan MA mengenai judicial review (JR) Perpres No. 75 tahun 2019 akan langsung berlaku sejak tanggal putusan.

Adapun tanggal putusan tercatat 27 Februari 2020.

Namun, hal itu tidak senada dengan yang dikatakan oleh Kepala Humas BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma'ruf, dikutip TribunMataram.com dari Kontan.co.id.

Menurutnya, BPJS Kesehatan hingga kini masih belum menerapkan kenaikan iuran.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved