Berita Pangkalpinang

Begini Penggunaan Hand Sanitizer yang Baik Menurut dr Annisa

dr Annisa Rahmayuni mengungkapkan, penggunaan hand sanitizer hanya baik digunakan jika ditempat saat kita berada, tidak ada sabun dan air.

Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi: Pengguna masker dan hand sanitizer 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Mencuci tangan menjadi satu diantara cara efektif yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan berbagai penyakit, termasuk menjadi cara pencegahan virus corona (Covid-19).

Dokter Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah, dr Annisa Rahmayuni mengungkapkan, penggunaan hand sanitizer hanya baik digunakan jika ditempat saat kita berada, tidak ada sabun dan air.

"Jika masih ada sabun dan air mengalir, sebaiknya tetap mencuci tangan dengan sabun,"  jelasnya saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (24/3/2020)

"Sedangkan untuk mencuci tangan yang baik bisa ikuti enam langkah mencuci tangan yang direkomendasikan World Health Organization (WHO)," saran Annisa.

Dia mengatakan, secara umum kandungan alkohol pada hand sanitizer yang berlebihan akan membuat kulit menjadi kering.

"Ketika kita sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer maka kulit tangan akan menjadi kering. Tetapi biasanya hand sanitizer juga ditambahkan bahan pelembab agar kulit tidak kering. Namun, setiap kulit orang memiliki reaksi yang berbeda, ada yang mudah mengelupas, dan ada juga yang tidak," jelas Annisa.

Dokter umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah dr Annisa Rahmayuni
Dokter umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah dr Annisa Rahmayuni (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Diakuinya, setiap hand sanitizer memiliki kandungan yang berbeda-beda sesuai dengan merknya.

"Jadi pilihlah hand sanitizer dengan klaim memiliki kandungan pelembab yang tinggi. Untuk kulit yang sensitif, kadar parfum yang tinggi pada hand sanitizer juga dapat membuat kulit menimbulkan reaksi. Jadi boleh dipertimbangkan untuk memilih yang non perfum," ungkapnya

Ia menuturkan, penggunaan hand sanitizer yang baik hanya boleh digunakan sampai lima kali.

"Kalau lebih dari lima kali, kita harus mencuci tangan dengan sabun dan air, karena lebih dari itu hand sanitizer sudah tidak efektif lagi membunuh kuman," kata Annisa.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved