Breaking News:

Liga 1 2020

BUKAN Gol, Arema FC Jadi Klub Peraih Kartu Kuning Terbanyak

Dalam urusan kartu kuning, Arema FC menduduki posisi teratas sebagai klub yang produktif mengantongi kartu kuning.

Penulis: tidakada002 | Editor: Edi Yusmanto
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Mario Gomez memberikan instruksi pada pemain dalam latihan Arema FC di Stadion Gajayana Malang, Jumat (17/1/2020). 

BANGKAPOS.COM - Dalam urusan kartu kuning, Arema FC menduduki posisi teratas sebagai klub yang produktif mengantongi kartu kuning.

Padahal, kompetisi Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan, sebelumnya akhirnya vakum akibat ancaman virus corona atau Covid-19.

Dalam tiga pekan yang sudah dijalani, tim kebanggaan Aremania dan Aremanita ini sudah mengoleksi 13 kartu kuning dan satu kartu merah.

Dengan kata lain, pemain Arema FC adalah 'yang paling bandel' di antara para pemain dari klub kontestan Liga 1 lainnya.

Pemain yang paling banyak mendapat kartu kuning di Arema FC ialah Jonathan Bauman, penyerang asing asal Argentina.

Dia mendapat tiga kartu kuning.

Satu kartu kuning di dapat saat lawan Persib Bandung, dan dua kartu kuning ia dapat saat lawan PSIS Semarang sehingga ia pun diganjar dengan kartu merah.

Sementara Mario Gomez Pelatih Arema FC juga mendapat satu kartu kuning saat timnya kalah 0-2 dari PSIS Semarang, Sabtu (14/3/2020) lalu.

Pelatih asal Argentina itu mendapat kartu kuning karena keluar dari garis dan melakukan protes keras pada wasit.

Menurut Charis Yulianto Asisten Pelatih Arema FC pada SURYAMALANG.COM, banyaknya kartu yang didapat pemain Arema FC ini tak lepas dari resiko gaya bermain khas Malang yang diusung Arema FC musim ini.

"Sebenarnya ini sudah pernah saya sampaikan. Memang risikonya besar. Karena kami ingin Arema bermain sesuai ciri khasnya."

"Keras, lugas, ngeyel dan tidak pernah lelah dalam mengejar bola maupun lawan. Tapi tetap dalam kontrol dan koridor bermain bola," kata Charis Yulianto, Senin (23/3/2020).

Meski itu berkaitan dengan gaya bermain khas Arema FC, namun tim pelatih juga tak lelah mengingatkan pemain agar tetap bermain keras namun tidak kasar, seperti yang telah disampaikan Mario Gomez beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Charis menegaskan jika hal ini juga menjadi perhatian tim dan segera dievaluasi setelah nantinya kompetisi kembali berjalan.

"Kami selalu tekankan emosi tetap harus dikontrol dan ini juga jadi bahan evaluasi kami juga," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved