Kriminalitas

Demi Rayakan Ultah Anak, Pria Ini Pura-pura Beli Lewat Facebook dan Nekat Bawa Kabur Motor

Ari Safari yang menjadi terdakwa kasus pencurian menggunakan media sosial untuk melakukan aksinya.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Saksi melakukan sumpah atas keterangan yang diberikan kepada terdakwa Ari Safari, Selasa (24/03/2020) saat sidang di Pengadilan Negeri Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ari Safari yang menjadi terdakwa kasus pencurian menggunakan media sosial untuk melakukan aksinya.

Terdakwa Ari Safari mengikuti sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Selasa (24/3/2020) atas perbuatanya melakukan pencurian satu unit sepeda motor merk Suzuki Satria F.

Dalam kesaksinya kepada majelis hakim, terdakwa Ari mengatakan nekat melakukan pencurian untuk ulang tahun anaknya.

"Niat memang saya bawa lari, tujuannya mau saya jual lagi. Duit rencana buat ulang tahun anak saya umur 1,6 tahun," ungkapterdakwa Ari kepada majelis hakim, Selasa (24/03/2020).

Sebelumnya saksi sekaligus korban yang hadir dalam persidangan, yaitu Alex mengungkapkan kejadian berawal dari postingan jual beli di Facebook.

"Rencananya seminggu sebelum kejadian mau ku jual, terus nyuruh abang ku masang di forum Facebook. Trus terdakwa itu chat mau beli, tdrus janjian ketemu sama terdakwa di alun-alun. Ketemu terdakwa ini ngecek motor, STNK dimasukin ke jok terus die bilang mau coba dulu," jelas saksi Alex.

Namun nahas niat menjual motor, malah membuat saksi sekaligus korban harus kehilangan motor

"Kami keliling ada sekitar sejam tapi dak ketemu, kami mikir siapa tahu motor e habis bensin atau gimana. Gak diikuti gak kepikiran karena biasa tu kan biasa jual beli harus dicoba dulu, tapi motor udah gak balik lagi," sesalnya.

Usai kehilangan sepeda motornya, korban langsung melaporkan kepada temannya, Prasetya yang juga merupakan anggota Polri.

"Rencana saya yang beli motor, etrus pas kerumah dia bilang kena musibah. Lalu saya pancing cari di Facebook ternyata pelaku ini, langsung jual motor itu di Facebook. Dia jual tapi gak ada fotonya, lalu saya pura-pura beli. Setelah itu saya telepon tim opsnal langsung bergerak, karena janjian ketemu di rumah sakit Sungailiat," ucap saksi Prasetya yang juga hadir dalam persidangan.

Lebih lanjut saat dilakukan introgasi, terdakwa mengaku sudah lebih dari satu kali melakukan tindak pidana pencurian.

"Siang kejadian, maghrib itu dia posting dan malamnya ketangkep. Dia sudah beberapa kali melakukan ini, tapi korban lain tidak ada yang melapor. Modusnya sering seperti itu, membawa kabur sepeda motor korbannya," lanjutnya.

Sementara itu terdakwa Ari Safari ditangkap pada Rabu (8/1/2020), usai menggasak satu unit sepeda motor. Akibat perbuatan terdakwa, korban harus mengalami kerugian hingga Rp 5 juta.

Usai mendengarkan keterangan saksi dan terdakwa, sidang yang dipimpin Rendra Yozar ditutup dan dilanjutkan pada Selasa (07/04/2020), dengan agenda tuntutan. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved