APD dan Ruang Isolasi Corona Babel

Pemkab Bangka Siapkan GOR Sungailiat dan RSUD Eko Maulana Ali Tampung ODP Covid-19

Di Kabupaten Bangka tercatat ODP ada 32 orang, PDP ada 3 orang, pasien negatif 1 orang, pasien positif 0 (tidak ada), pasien sembuh 1 orang.

Dokumen Bangka Pos
Ilustrasi - Bupati Kabupaten Bangka Mulkan memantau pembangunan GOR tipe B yang dibangun di jalan Pramuka (tambang 23) Kecamatan Sungailiat, Senin (9/9/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka sedang mempersiapkan GOR Sungailiat di Jalan Pramuka (eks Tambang 23) yang baru selesai dibangun untuk rumah sakit darurat untuk menampung pasien berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan). Namun orang berstatus ODP ini bisa juga dirawat di rumahnya masing-masing.

Jubir Pemkab Bangka soal penanganan Covid-19, Boy Yandra mengungkapkan kondisi sebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka saat ini tercatat Orang Dalam Pemantauan ada 32 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 3 orang, pasien negatif 1 orang, pasien positif 0 (tidak ada), pasien sembuh 1 orang.

"Tetapi bila status ODP ini ditingkatkan dokter ahli statusnya jadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan) maka harus dirujuk ke rumah sakit rujukan yang sudah ditunjuk pemerintah, yakni untuk Kabupaten Bangka di RSUD Eko Maulana Ali Kecamatan Belinyu," jelas Boy.

Ada 5 ruangan isolasi yang disiapkan RSUD Eko Maulana Ali. Diperkirakan dua Minggu nanti ruangan isolasi ini sudah siap sesuai standarnya bila ada pasien status PDP.

"Kita berharap pasien status PDP ini statusnya tidak meningkat lagi ke pasien positif. Alhamdulillah sampai saat ini pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka belum ada. Namun kita tetap selalu waspada," kata Boy Yandra dalam jumpa pers di Posko Bersama Kantor BPBD Kabupaten Bangka, Selasa (24/03/2020) sore.

Boy berharap masyarakat di Kabupaten Bangka terus disiplin untuk menerapkan sosial distancing atau jaga jarak antara sesama orang lain, mengurangi bertemu dengan orang lain dengan cara berdiam di rumah saja, selalu cuci tangan dengan teratur.

"Bila usai keluar rumah sebaiknya pakaian yang sudah kita pakai dijemur di panas matahari, bahkan sekarang ini banyak dokter yang pergi kerja menggunakan motor agar tubuh dan pakaiannya terkena sinar matahari sehingga virus yang ada di baju dan kulit tubuh mati terkena matahari," tukas Boy.

Boy Yandra (tengah), Juru Bicara (Jubir) Pemkab Bangka soal wabah Covid-19 dalam jumpa pers di Posko Bersama Kantor BPBD Kabupaten Bangka, Selasa (24/03/2020) sore.
Boy Yandra (tengah), Juru Bicara (Jubir) Pemkab Bangka soal wabah Covid-19 dalam jumpa pers di Posko Bersama Kantor BPBD Kabupaten Bangka, Selasa (24/03/2020) sore. (bangkapos.com/Edwardi)

Tim Gugus Tugas Bangka Amankan Dua Warga ODP

Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Covid-19 Kabupaten Bangka berhasil mengamankan dan mengevakuasi dua warga yang diduga masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangka, Selasa (24/03/2020).

Kejadian pertama satu orang warga Kecamatan Mendo Barat dan kejadian kedua satu orang warga Kecamatan Belinyu. Keduanya baru pulang ke Bangka usai bepergian dari luar kota yang sudah terpapar wabah Covid-19.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved