Breaking News:

Liga 1 2020

SKEMA Baru PSM Makassar, Kurangi Peran Pluim hingga Keputusan Jual Marc Klok

PSM Makassar tampaknya sudah memiliki skema baru yang dirancang oleh Pelatih Bojan Hodak.

Penulis: tidakada002 | Editor: Edi Yusmanto
wartakotalive.com/Rafsanzani
Simanjorang Bojan Hodak, pelatih PSM (tengah) saat memberikan keterangan kepada media setelah laga melawan Persita Tangerang. 

BANGKAPOS.COM - PSM Makassar tampaknya sudah memiliki skema baru yang dirancang oleh Pelatih Bojan Hodak.

Bojan Hodak datang dengan tugas yang tidak mudah dengan Juku Eja berkompetisi di dua kompetisi sejauh ini, yakni Piala AFC dan Liga 1 2020.

Menariknya, musim ini PSM Makassar melepas Marc Klok dan mengurangi peran sentral Wiljan Pluim yang tidak tergantikan dalam tiga musim terakhir.

Semua pihak tentu mempertanyakan keputusan PSM Makassar di awal musim dengan melepas Marc Klok, yang nyaris tidak tergantikan dalam tiga musim, ke Persija Jakarta.

Bojan Hodak kemudian mendatangkan tiga pemain asing, yakni Giancarlo Rodrigues, Hussein El Dor yang uniknya.

Bojan tidak mencari pengganti Marc Klok, justru mendatangkan Serif Hasic yang berposisi sebagai pemain belakang.

Penambahan yang menarik justru di sisi sayap.

Irsyad Maulana datang bersama dengan Osas Saha dan Yakub Sayuri, tampak PSM Makassar tidak mencari playmaker.

Benar saja, PSM Makssar yang selama ini dikenal dengan 4-3-3 dengan penerapannya menjadi 4-2-3-1 atau 4-1-2-2-1 berubah secara drastis menjadi 4-4-2 atau 4-2-2-2.

Beberapa kritik sempat datang, terutama dengan formasi baru ini PSM Makassar beberapa kali tampak masih perlu adaptasi dan kerap mengalami masalah ketika transisi.

Tetapi, inilah kunci dari strategi Bojan Hodak sejauh ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved