Berita Pangkalpinang

Hidayat Arsani Mantan Wagub Babel: Lockdown Penting, Tapi Harus Pikirkan Dampaknya

Lockdown menurut Hidayat boleh dilakukan, terutama terhadap orang-orang yang datang ke Bangka Belitung yang terdeteksi oleh pemeriksaan

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mantan Wakil Gubernur, Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menanggapi isu Lockdown yang berhembus di wilayahnya terkait copid 19.

Menurutnya, lockdown terhadap tempat-tempat vital seperti pelabuhan hingga bandara adalah keliru.

Hal tersebut berdampak pada wilayah yang bersangkutan dan ekonomi masyarakat.

"Lockdown itu ada prosedurnya, harus melalui presiden dan turunannya, bukan sekedar usul atau mengembuskan isu, ini dampaknya besar, Jakarta aja tidak Lockdown," terang Hidayat Arsani

Lockdown menurut Hidayat boleh dilakukan, terutama terhadap orang-orang yang datang ke Bangka Belitung yang terdeteksi oleh pemeriksaan pihak terkait.

"Itu kalau ada yang datang ke Bangka Belitung diperiksa dengan alat yang tepat, bila terdeteksi jangan di kasih masuk, sebetulnya virus Corona itu kalau saya lihat azab, azab terhadap manusia yang tidak bersyukur atas pemberian yang maha kuasa, jadi perbanyak bersyukur dan berdoa sertaenjalankan perintahnya," kata Dayat

Dia melanjutkan, jika Lockdown dilakukan, ada sisi negatif dan positif.

Tidak baiknya adalah masyarakat akan acuh dan kemungkinan banyak terjadi penimbun makanan oleh pihak tertentu.

Di satu sisi kesiapan Bangka Belitung juga perlu dipertanyakan.

Misal perlengkapan kesehatan hingga tenaga medis untuk menangani wabah ini.

" Kalaupun lockdown dilakukan, perdagangan, insdustri, pertanian harus tetap berjalan artinya itu dibuka karena kalau itu juga di tutup akan lumpuh Bangka Belitung, semua akan mati," katanya lagi.

Untuk mengatasi situasi seperti ini menurutnya perlu berkaca pada Wuhan, China, bagaimana persiapan pemerintah mereka, tim kesehatan hingga masyarakatnya.

Masyarakat juga menurutnya harus patuh terhadap apa yang telah di anjurkan pemerintah.

Misal soal tidak keluar rumah, menghindari kerumunan atau tempat-tempat ramai.

" Satu hal lagi, pemimpin harus siaga, harus bersama masyarakatnya dalam hal apapun, Virus corona ini sangat genting, Gubernur, walikota hingga bupati harus bersatu jangan jalan sendiri-sendiri, pihak swasta dan pemerintah juga demikian, termasuk rumah sakit negeri hingga swasta harus di samakan untuk masyarakat," tegasnya (Bangkapos.com/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved