Virus Corona di Bangka Belitung

Jika Disetujui Express Bahari Stop, Trip Kapal Roro Dipangkas hingga Larangan Penumpang Pejalan Kaki

Belum lama ini, petisi penutupan akses masuk penumpang ke Bangka Belitung beredar di media sosial Facebook dan aplikasi grup WhatsApp.

Jika Disetujui Express Bahari Stop, Trip Kapal Roro Dipangkas hingga Larangan Penumpang Pejalan Kaki
Dokumen Bangka Pos
Kapal roro di pelabuhan Tanjung Kalian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Belum lama ini, petisi penutupan akses masuk penumpang ke Bangka Belitung beredar di media sosial Facebook dan aplikasi grup WhatsApp.

Dalam petisi itu tercantum ajakan terkait penutupan sementara arus penumpang bandara dan pelabuhan di Bangka Belitung guna mencegah penyebaran virus corona di Bangka Belitung.

Salah satunya Pelabuhan Tanjungkalian Muntok yang menjadi akses dan pintu masuk ke Provinsi Bangka Belitung.

Kamis (26/3/2020), GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka Rudy B Hanafiah, turut diundang pemprov Babel dalam rapat membahas petisi tersebut.

Dalam pertemuan tadi kata Rudy, ada dorongan kuat dari masyarakat Babel melakukan pembatasan akses keluar masuk Bangka Belitung.

Namun kewenangan menutup akses bandara dan pelabuhan tersebut ada di tangan pihak Kementrian Perhubunban.

"Pertama dorongan dari masyarakat sepakat untuk melakukan pembatasan, namun kewenangan menutup akses ke Babel ini bukan ada di Gubernur cuma di pemerintah pusat," kata Rudy melalui sambungan telepon kepada bangkapos.com, Kamis (26/3/2020) malam.

Rencanannya besok, Jumat (27/3/2020) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman berencana membawa aspirasi dan hasil pertemuan tersebut ke Kementrian Perhubungan.

"Jadi rencana besok Gubernur menghadap ke Menteri membawa hasil rapat tersebut. Masalah disetujui enggaknya kita tunggu besok. Tetapi kalau jadi kemungkinan Bahari di stop, Roro nanti kurangi tripnya sama penumpang pejalan kaki tidak dipebolehkan masuk," pungkasnya.

Sampai saat ini aktivitas di pelabuhan Tanjungkalian masih berjalan seperti biasa. Hanya saja akses keluar masuk pelabuhan lebih diperketat.

"Karena belum ada keputusan, jadi sementara akses keluar masuk pelabuhan Tanjungkalian normal seperti biasa. Hanya akses keluar masuk penumpangnya kami perketat. Jadi sekarang bilik sudah ada di masing masing jalur. Baik Roro maupun kapal cepat," pungkasnya.

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved