Virus Corona

Kasus Covid-19 di Arab Saudi Meningkat, Raja Salman Tutup Kota Makkah, Madinah dan Riyadh

Arab Saudi melarang siapa pun keluar masuk kota Riyadh, Makkah maupun Madinah untuk mencegah meluasnya virus corona.

Kasus Covid-19 di Arab Saudi Meningkat, Raja Salman Tutup Kota Makkah, Madinah dan Riyadh
Twitter @HaramainInfo
Pemandangan area Kabah di Masjidil Haram Mekkah pada Jumat (6/3/2020) dini hari menjelang shubuh. 

BANGKAPOS.COM, ARAB SAUDI - Kasus positif virus corona di Arab Saudi terus bertambah.

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud pun mengambil langkah baru pencegahan meluasnya Covid-10 di Arab Saudi.

Arab Saudi melarang siapa pun keluar masuk kota Riyadh, Makkah maupun Madinah, seperti dikutip dari Saudi Press Agency, Kamis (26/3/2020).

Langkah penutupan ketiga kota itu diharapkan mampu menekan penyebaran virus corona di negeri minyak itu, setelah di awal pekan Saudi memberlakukan jam malam.

Penutupan tiga kota itu akan dimulai pada Kamis sore hari ini.

Kematian Pasien Covid-19 di Italia Tertinggi di Dunia Gara-gara Warganya Remehkan Virus Corona

Di Arab Saudi dilaporkan sampai hari ini, ada 900 kasus positif Covid-19, dua diantaranya meninggal dunia, dan 29 orang pulih.

Kasus meninggal terbaru seperti dikutip dari Saudigazzete, menimpa seorang pria berusia 46 tahun.

Dalam konferensi pers, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Muhammad al-Abdel Ali mengatakan, ada 83 kasus positif covid-19 terjadi di Riyadh.

Sementara, 13 kasus ada di Dammam, 10 di Jeddah, dan masing-masing enam kasus di Qatif dan Madinah, lima di al-Khobar, empat di Najran, Abha, Arar, serta Dhahran dan Jubail. 

Larangan Shalat Berjamaah di Masjid

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved