Masker Kain dan Hand Sanitizer Buatan Marak, Dokter Ungkap Seberapa Efektif Tangkal Virus Corona

Kelangkaan masker dan hand sanitizer membuat orang tak jarang terpaksa mengenakan masker kain dan membuat hand sanitizer sendiri.

Masker Kain dan Hand Sanitizer Buatan Marak, Dokter Ungkap Seberapa Efektif Tangkal Virus Corona
Bangkapos.com / Resha Juhari
Seorang ibu menggunakan cairan antiseptic atau "hand sanitizer" ke tangan anaknya di kawasan Kota Pangkalpinang, Selasa (3/3/2020). Kelangkaan masker dan hand sanitizer terjadi di sejumlah apotek di Kota Pangkalpinang. Petugas apotek mengaku, masker dan hand sanitizer habis terjual sejak kemarin Senin (2/3/2020) menyusul diumumkannya dua WNI positif virus corona atau Covid-19. 

Kelangkaan masker dan hand sanitizer membuat orang tak jarang terpaksa mengenakan masker kain dan membuat hand sanitizer sendiri.

BANGKAPOS.COM - Pandemi Virus Corona membuat banyak orang khawatir. Akibatnya masker dan hand sanitizer langka di pasaran karena dibutuhkan untuk mencegah Virus Corona.

Kelangkaan masker dan hand sanitizer membuat orang tak jarang terpaksa mengenakan masker kain dan membuat hand sanitizer sendiri.

Seberapa efektif barang-barang tersebut?

Hadir di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (24/3/2020), influencer sekaligus dokter, Tirta Mandiri Hudhi memberi penjelasan terkait masker kain.

Dokter Tirta mengakui bahwa pertanyaan tersebut sering muncul di tengah wabah seperti ini.

"Ini pertanyaan yang sering muncul di semua dokter di Indonesia, 'Kalau memang masker jarang ditemukan, bisa enggak dok saya pakai masker kain dan hand sanitizer buatan sendiri?'," ujar dokter Tirta.

Menurutnya, sabun adalah barang paling efektif untuk membersihkan tangan dari bakteri dan virus.

 "Bapak-bapak, ibu-ibu dan sekalian terhormat yang paling bermanfaat itu adalah sabun cuci tangan," kata dia.

"Itu sudah direkomendasikan oleh WHO (World Health Organization), IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan teman-teman."

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved