Virus Corona di Bangka Belitung

Pandemi Virus Corona, Sebelas Acara Pariwisata Belitung Pada April 2020 Terancam Ditunda

Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung terancam menunda hingga membatalkan sejumlah acara.

Pandemi Virus Corona, Sebelas Acara Pariwisata Belitung Pada April 2020 Terancam Ditunda
Dokumen Bangka Pos
Sepeda Air- Wisatawan menggunakan sepeda air di kawasan Pantai Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Minggu (2/8/2015). Permainan sepeda air disewakan di pantai indah ini seharga Rp 50 ribu per setengah jam. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Terjadinya pandemi Covid-19 disusul larangan melaksanakan aktivitas yang mengumpulkan orang banyak membuat Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung terancam menunda hingga membatalkan sejumlah acara.

Padahal sebelumnya acara pariwisata telah dimasukkan dalam Calendar of Event Belitung Tourism 2020.

"Maret ini ada enam event yang disusun, sebagian ditunda dulu kecuali yang menyangkut waktu (maka dibatalkan) seperti Melasti dan arak-arakan ogoh-ogoh di Dusun Balitung, Desa Pelepak Pute. Event lain yang bersifat mengumpulkan orang banyak memang ditunda dulu pelaksanaannya. Sampai melihat perkembangan situasi Covid-19," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya tahap perencanaan tetap dilakukan sehingga ketika pandemi Covid-19 berakhir, pihaknya tinggal melaksanakan event tersebut.

Kegiatan kepariwisataan juga niatnya tetap dilaksanakan, hanya waktunya diundur dan jika memungkinkan tetap diselenggarakan tahun ini.

Acara pariwisata ini akan dilakukan tahun depan karena kebanyakan telah masuk dalam agenda rutin.

Ia menjelaskan sebenarnya April ini ada 11 acara yang diagendakan, namun pelaksanaannya akan menunggu perkembangan situasi dan kondisi.

Termasuk Maras Taun yang direncanakan April ini juga kemungkinan ditunda atau dibatalkan karena adanya larangan mengumpulkan orang banyak.

Selama Maret ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Belitung memang menurun drastis. Ditambah sebagian destinasi yang dikelola Dispar seperti Pantai Tanjung Pendam juga ditutup.

Jasagung Hariyadi berharap wabah virus corona ini segera berakhir sehingga pariwisata Belitung segera pulih kembali.

"Karena wabah ini sangat mempengaruhi pariwisata Belitung. Salah satunya banyak orang bergantung pada pariwisata jadi sangat berpengaruh. Jadi tidak hanya dari segi kepariwisataannya saja, tapi juga ke sektor perekonomian di Kabupaten Belitung," tutur dia.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved