Berita Pangkalpinang

4 Oknum ASN Pangkalpinang Kasus Narkoba Diberhentikan Sementara dari Jabatan, Terima Gaji 50 Persen

Sanksi yang akan dijatuhkan dilihat dari tiga kategori yakni ringan, sedang maupun berat dari pelanggaran yang dilakukan oleh ASN

Bangkapos/Irakurniati
Kepala Inspektorat Kota Pangkalpinang, Suhaimi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sanksi kepegawaian kepada empat oknum aparatur sipil negara (ASN) Pangkalpinang yang kedapatan mengkonsumsi narkoba saat jam kerja beberapa waktu lalu hingga saat ini belum diputuskan.

"Kami belum terima tembusan suratnya. Biasanya untuk menentukan ini akan dibentuk tim secara insidentil, baik itu kami, BKPSDMD dan instansi terkait. Walikota juga menentukan kebijakannya terhadap kasus ini," kata Suhaimi, Kepala Inspektorat Kota Pangkalpinang, Jumat (27/3/2020).

Dia mengatakan, sanksi yang akan dijatuhkan dilihat dari tiga kategori yakni ringan, sedang maupun berat dari pelanggaran yang dilakukan oleh ASN.

Sanksi resmi belum ditetapkan kepada empat oknum, tapi secara administrasi mereka sudah diberhentikan sementara dari jabatan dan hanya menerima gaji sebanyak 50 persen.

Menurutnya, sanksi dapat segera diputuskan sesuai undangan rapat dari BKPSDMD sebagai leading sector kepegawaian.

Dia belum dapat memastikan sanksi apa yang bakal diberikan kepada 4 ASN kasus narkoba ini.

Temi, panggilan akrabnya, menyebut, sanksi ringan biasanya diberikan berupa teguran secara lisan maupun tertulis.

Sanksi sedang berupa penundaan kenaikan jabatan, hingga sanksi berat yakni pemecatan sebagai aparatur sipil negara.

"Selain kasus korupsi, hukuman pidana diatas dua tahun itu dikenakan sanksi pemecatan. Kalau kasus ini belum dapat diputuskan, kami akan rapatkan nanti," ujar Temi.

Sebelumnya, empat oknum ASN yang bertugas di Kecamatan Pangkalbalam diamankan BNN Kota Pangkalpinang pada 16 Maret lalu, usai kedapatan konsumsi sabu di Jalan Jendral Sudirman.

Keempatnya yakni Juan Esha, Ahmad Sukandar, Herlin dan Joni Saputra.

Setelah menjalani assesment oleh BNN, keempatnya dinyatakan sebagai pecandu dan akan menjalani rehabilitasi selama enam bulan di Lido, Bogor.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved