Advertorial

Markus Libatkan Da’i Pembina Desa untuk Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Bupati Bangka Barat, Markus SH, meminta para Da’i pembina desa selain menyampaikan ceramah keagamaan untuk menumbuhkan keimanan umat, juga membantu

ist
Markus menyampaikan sambutan saat tatap muka bersama dai desa, Senin (23/3) 

BANGKAPOS.COM - Bupati Bangka Barat, Markus SH, meminta para Da’i pembina desa selain menyampaikan ceramah keagamaan untuk menumbuhkan keimanan umat, juga membantu Pemerintah Daerah mensosialisasikan program pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah.

Demikian disampaikan Markus saat tatap muka dan bersilaturahmi dengan sejumlah Da’i desa se-Kabupaten Bangka Barat di Ruang Operational Room (OR) I Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Senin (23/3).

“Secara pribadi saya sangat senang bisa bertemu sekaligus silaturahmi dengan para da’i yang luar biasa ini. Tatap muka ini penting agar kita saling mengenal. Saya berharap dalam berdakwah para Da’i selain bisa menyampaikan pesan-pesan damai, juga dapat memberi kesejukan ditengah masyarakat terutama menghadapi Pilkada 2020,” katanya.

Terkait merebaknya wabah covid-19 akhir-akhir ini, Markus lantas juga meminta bantuan para Da’i turut menyampaikan kepada masyarakat di desa-desanya agar tak perlu panik berlebihan, asalkan tetap mewujudkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami dari Pemerintah Daerah juga mengharapkan keikutsertaan para Da’i untuk ambil bagian mengajak masyarakat di desanya masing-masing dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) dengan bersama-sama meningkatkan pola hidup bersih dan sehat,” imbuhnya.

Bupati Markus menyerahkan secara simbolis insentif untuk para da’I, Senin (23/3)
Bupati Markus menyerahkan secara simbolis insentif untuk para da’I, Senin (23/3) (ist)

Markus juga menyampaikan berbagai program dan terobosan yang telah dilakukan selama satu tahun memimpin Bangka Barat baik di bidang pendidikan, investasi, maupun kesehatan.

“Di bidang kesehatan misalnya, lewat program Jaminan Kesehatan Bangka Barat terpadu (JKBT) kami berusaha menjamin kesehatan warga lewat program BPJS Kesehatan. Sebab itu, untuk Da’i desa yang belum punya BPJS diminta siapkan KTP dan KK untuk disampaikan ke bagian Sosial Masyarakat yang selanjutnya diteruskan ke Dinas Kesehatan untuk dibuatkan BPJS, agar para Da’i juga punya jaminan kesehatan,” ujarnya.

Koordinator Da’i Bina Desa, Ustadz Muchlisin menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian, dukungan dan upaya Bupati Markus dalam memajukan Bangka Barat salah satunya di bidang keagamaan.

“Selama ini , Alhamdulillah giat-giat syiar keagamaan mengalami peningkatan signifikan dan tentu saja ini sangat menggembirakan, sebagai Da’i pembina desa kami juga wajib untuk turut mendukung program-program Pemerintah Daerah baik itu dibidang keagamaan apalagi untuk kemaslahatan umat. Saya berharap kita semua senantiasa menjaga kerukunan, jaga toleransi antar umat beragama untuk ketentraman dan kedamaian Bangka Barat,” pungkasnya. (advertorial/humas Babar/ara)

Siapkan Rp 4,4 M untuk Hibah 39 Organisasi/Lembaga

Halaman
12
Penulis: iklan bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved