Liga Italia

Andrea Agnelli Curhat soal Krisis Berat di Tengah Pandemi COVID-19

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengakui bahwa klub-klub sepak bola harus siap dengan krisis yang terjadi karena pandemi virus corona atau COVID-19

DOK. JUVENTUS.COM
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, bersama Presiden Andrea Agnelli, dan Direktur Olahraga Fabio Paratici. 

BANGKAPOS.COM - Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengakui bahwa klub-klub sepak bola harus siap dengan krisis yang terjadi karena pandemi virus corona atau COVID-19.

Sejumlah kompetisi saat ini mengalami penundaan karena pandemi viris corona.

Waktu kembalinya kompetisi pun belum bisa diprediksi hingga saat ini.

Andrea Agnelli lantas mulai memikirkan kemungkinan terburuk dari dampak pandemi COVID-19.

"Para petinggi klub bertanggung jawab terhadap keberlangsungan klub yang akan menghadapi krisis," ujar Agnelli seperti dilansir BolaSport.com dari Reuters.

"Tidak adanya pertandingan sepak bola membuat pendapatan kami kosong, padahal pembayaran gaji pemain bergantung dari itu," tutur Agnelli menambahkan.

Menurut Presiden Juventus tersebut, tidak ada klub yang bisa menghindari krisis ini.

Untuk itu, Agnelli mengajak para klub untuk segera menemukan solusi bersama soal hal ini.

Pandemi COVID-19 dianggap sebagai tantangan paling berat yang pernah dihadapi industri sepak bola.

UEFA yang mewadahi federasi seluruh asosiasi sepak bola Uni Eropa saat ini tengah mencoba mencari solusi.

Yang terbaru, UEFA bahkan rela melonggarkan ketentuan Financial Fair Play (FFP) selama masa krisis.

SUMBER: BOLASPORT.COM

Penulis: tidakada005
Editor: khamelia
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved