Minggu, 10 Mei 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE Covid-19 di Bangka Belitung: ODP 308, Belum Ada Positif, APD Masih Mencukupi

Tim Guguas Tugas juga akan menyiapkan gedung sebagai tempat isolasi, apabila terjadi peningkatan status yang tinggi.

Tayang:
Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Ramandha)
Jumpa pers Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Babel, Sabtu (28/3/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketersediaan alat pelindung diri (APD) petugas dan tenaga kesehatan di Bangka Belitung (Babel), hingga saat ini masih terbilang mencukupi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah awak media, Sabtu (28/3/2020) di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Gedung VIP (ex-VIP bandara lama), Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

"Di posko kita ada 1.000 APD. Itu akan digunakan apabila terjadi peningkatan status. Untuk petugas medis, termasuk TNI Polri juga. Karena mereka garda terdepan," jelasnya.

Pihaknya juga akan menyiapkan gedung sebagai tempat isolasi, apabila terjadi peningkatan status yang tinggi.

Seperti gedung Badan Diklat Babel serta gedung Balai Latihan Kerja (BLK) untuk kegiatan berbentuk isolasi plus karantina.

Mikron juga tidak menampik, adanya kendala dalam penyediaan ADP yang terbilang sulit diadakan.

Dia beranggapan, dengan situasi saat ini, sejumlah jenis ADP sifatnya sudah seperti barang berharga.

"Sudah ada pesanan kita, tapi sampai sekarang masih di tahan di Bandara Soekarno Hatta. Kita tahu sekarang penerbangan banyak kendala. Terus alasan lainnya, sekarang ini barang itu sulit didapatkan," terangnya.

Ia mengaku, di situasi saat ini, langkah-langkah taktis penanggulangan yang dilakukan pihaknya sudah dilakukan dengan sesuai aturan.

Dengan adanya instruksi presiden (Inpres), dinilainya, sudah sangat membantu dalam penyediaan APD.

Dirinya mencontohkan beberapa kasus di RSUP Babel beberapa waktu lalu petugas medis pernah sempat menggunakan jas hujan dalam menangani PDP.

Hal itulah membuatnya harus terus berusaha memberikan bantuan penanganan terhadap para petugas medis, termasuk pengadaan APD tersebut.

"Karena mereka lah, tenaga kesehatanlah garda paling terdepan dalam penanggulangan Covid-19 ini. Kami harus memperhatikan mereka dan memberi support," ucapnya.

"Selain APD, kami juga sudah menyediakan insentif agar bisa membantu para tenaga medis. Gubernur juga menyupport," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah, Dinkes Babel, Ira Ajeng Astried dalam jumpa pers menyampaikan, hingga saat ini, pada data gugus tugas per tanggal 27 Maret 2020 pukul 17.00 jumlah ODP Babel terkonfirmasi sebanyak 308, proses pemantauan 276 orang, selesai pemantauan 82 orang.

"Jumlah PDP sendiri sebanyak 21 Orang, negatif 8 orang serta 13 orang menunggu hasil. Untuk positif Coronanya nol," katanya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved