Virus Corona di Bangka Belitung

Dampak Covid-19, Lebih dari 100 Tenaga Kerja di Pangkalpinang Sudah Dirumahkan Sementara

masalah pembayaran selama dirumahkan itu bisa dirundingkan antara kedua belah pihak, yakni antara pekerja dan pemilik perusahaan atau pelaku usaha.

Bangkapos/irakurniati
Kabid Ketenagakerjaan DPMPTSP dan Tenagakerjaan Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kabid Ketenagakerjaan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Amrah Sakti mengatakan, dampak virus covid-19 sejak satu bulan terakhir, sudah seratus lebih tenaga kerja di kota Pangkalpinang harus dirumahkan sementara.

"Kalau sekarang bukan diberhentinkan namanya, saat ini dirumahkan sementara, memang sudah ada surat edaran dari mentri ketenaga kerjaan yang isinya ada beberapa poin, salah satunya yang usahanya harus stop sementara maka disarankan para tenaga kerjanya untuk dirumahkan terlebih dahulu," ungkap Amrah kepada Bangkapos.com, Minggu (29/03/2020)

Dia mengatakan, permasalahan pembayaran selama dirumahkan itu bisa dirundingkan antara kedua belah pihak, yakni antara pekerja dan pemilik perusahaan atau pelaku usaha.

"Kalau untuk sekarang untuk wilayah Pangkalpinang sudah hampir dirumahkan semua, Transmart kita itu sudah hampir seluruh, yang namnya mall-mall kita itu sudah hampir seluruh, perusahaan yang ada di Pangkalbalam juga hampir seluruh dirumahkan, antara satu hingga enam bulan kedepan," tuturnya

Pihaknya memprediksi hingga saat ini, para pekerja yang terpaksa dirumhakan sementara di Kota Pangkalpinang sudah mencapai lebih dari seratus.

"Prediksi kami sudah tembus angka lebih dari seratus, dalam kondisi seperti ini semua paham, keadaan yang tidak bis akita prediksi dan tidak kita inginkan maha himbauan kami kepada pemilik usaha dan perusahaan untuk menghindari yang namanya PHK," ujarnya

"Jadi langkah yang paling efektif sekarang untuk bisa diambil pihak perusahaan atau pelaku usaha untuk mengurangi kerugian akibat dampak virus covid, silahkan untuk dirumahkan saja dulu, kalaupun untuk dilakukan PHK kami dari dinas tidak akan menyetujui kalau alasannya dampak virus ini," tambahanya (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved