Ini yang Terjadi Kalau Membersihkan Busi Pakai Sikat Kawat dan Amplas

Merawat dan mengecek kondisi busi kendaraan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Kompas.com/Fathan Radityasani
Busi berkerak. 

BANGKAPOS.COM - Pemilik kendaraan tentu sudah tidak asing dengan busi.

Ya, busi merupakan komponen yang penting dalam proses pembakaran dalam mesin kendaraan dengan bahan bakar bensin.

Pastikan busi memiliki kondisi yang baik agar proses pembakaran tetap normal.

Merawat dan mengecek kondisi busi kendaraan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support NGK Busi Indonesia, mengatakan, membersihkan busi bisa dibagi jadi beberapa hal.

“Kalau hanya sekadar membersihkan dari kotoran dan debu, cukup pakai kain lap dan jika punya bisa gunakan cairan pembersih kampas rem,” ucap Diko kepada Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

Namun jika ingin membersihkan kerak yang menempel di busi, kecil harapannya untuk bisa mengembalikan performa busi dengan cara apa pun.

Membersihkan kerak dengan amplas dan sikat kawat juga tidak disarankan untuk dilakukan.

“Kerak adalah material asing yang menyatu ke bagian elektroda dan insulator dan menutup jalur listrik. Kerak memang bisa hilang saat dibersihkan dengan sikat kawat atau amplas, tapi hanya di bagian permukaannya saja, lama-lama kerak akan muncul lagi,” tutur Diko.

Dia juga mengingatkan bahwa busi merupakan suku cadang yang perlu diganti rutin.

Jika sudah ada kerak pada busi, lebih baik diganti.

Ketika busi yang ada keraknya tetap digunakan, dipastikan performa kendaraan akan menurun.

“Kalau dipaksa busi berkerak tetap digunakan, bisa menimbulkan miss firing atau percikan samping dan mesin akan terasa ngeden ketika digunakan,” ujar Diko. (Kompas.com/Muhammad Fathan Radityasani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bersihkan Busi, Hindari Pakai Sikat Kawat dan Amplas

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved