Liga 2

MANAJEMEN PSMS Angkat Bicara Soal Bayar Gaji Pemain 25 Persen

Pemain PSMS kemungkinan hanya akan mendapat seperempat gaji selama Liga 2 dihentikan sementara.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Pemain PSMS Medan Rachmad Hidayat bersujud saat pertandingan Liga 2 2020 usai, di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara, Minggu (15/3/2020). PSMS Medan berhasil mengalahkan AS Abadi Tiga Naga dengan skor 2-1. 

BANGKAPOS.com - Pemain PSMS kemungkinan hanya akan mendapat seperempat gaji selama Liga 2 dihentikan sementara.

Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja menuturkan, PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 2 telah menyarankan manajemen untuk tetap membayar gaji pemain yang dirumahkan.

PT LIB juga  menganggap pengkajian ulang kontrak sebagai kewajaran. 

"Baru saja kami menerima surat dari LIB. Disebutkan bahwa gaji pemain hanya dibayar 25 persen saja selama libur kompetisi," ujar Raja, Jumat (27/3/2020). 

Menurutnya, PSMS telah membayarkan gaji pemain dan pelatih untuk Maret secara Maret. 

"Nah kalau untuk April, Mei, dan Juni akan kami bahas dalam rapat Senin nanti," katanya. 

Kapten PSMS Syaiful Ramadhan mengaku belum mendengar kabar tentang kemungkinan pemangkasan gaji selama Liga 2 dihentikan sementara. 

"Saya baru tahu info tentang gaji dibayar 25 persen. Kalau memang betul, ya lihat ke depan sajalah. Belum ada pembicaraan soal itu ke pemain," katanya.

Selain meminta pandangan PT LIB tentang gaji pemain, manajemen juga berharap PSSI dapat menambah subsidi untuk klub yang saat ini terdampak wabah. 

"Finansial tentu akan berpengaruh juga kalau sampai ditunda beberapa minggu. Karena mau enggak mau kontrak akan ditambah lagi durasinya. PSSI juga mungkin nanti bisa menambah subsidinyalah kalau bisa," kata Manajer PSMS Mulyadi Simatupang, pekan lalu.

Halaman
12
Penulis: tidakada002
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved