AYAH Tega Cabuli Anak Gadis yang Alami Gangguan Mental Berkali-kali, Polisi Temukan Fakta Ini

Perbuatannya terbongkar setelah korban mengeluhkan rasa sakit pada organ vitalnnya kepada SPH, sang bibi pada awal Maret 2020.

Tribun Timur - Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Entah apa yang merasuki seorang ayah di Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah yang tega melakukan perbuatan tak terpuji kepada dua anak perempuannya.

Pria berinisial SSK itu menggauli kedua anaknya yang masih di bawah umur.

Salah satu korban yang berusia 17 tahun mengalami keterbelakangan mental.

Sedangkan satu korban lainnya adalah anak tirinya yang masih berusia 13 tahun.

Perbuatannya terbongkar setelah korban mengeluhkan rasa sakit pada organ vitalnnya kepada SPH, sang bibi pada awal Maret 2020.

Mendengar hal tersebut, SPH langsung melaporkan ke Polsek Kalirejo.

Kepada pihak kepolisian, korban yang masih berusia 13 tahun menangis karena merasa kesakitan pada alat vitalnya.

"Terus saya cek dan kami periksakan ke puskemas terdekat. Ternyata kata dokter ada bekas robekan benda tumpul di bagian alat vitalnya," terang SPH, Minggu (29/3/2020) seperti dikutip tribunnews.com.

Atas dasar pemeriksaan itu, SPH kemudian langsung membuat laporan kepada Polsek Kalirejo pada 19 Maret 2020.

Polsek Kalirejo pun langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan beberapa data serta saksi yang berujung peringkusan kepada SSK.

//

"Pelaku kita amankan di kediamannya, Jumat (27/3/2020) lalu. Pelaku kita amankan dengan barang bukti celana dalam dan pakaian korban. Saat ini pelaku masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut di Mapolsek Kalirejo," terang Kapolsek AKP Rido Rafika.

Atas perbuatannya SSK dijerat dengan pasal 81 jo 76e dan pasal 82 UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 5 – 15 tahun penjara ditambah sepertiganya jadi 20 tahun atau hukuman kebiri.

SSK mengaku khilaf karena ditinggal sang istri menjalani pelatihan untuk menjadi tenaga kerta wanita (TKW) di Jakarta.

"Saya khilaf. Saya sejak awal tahun ini ditinggal istri ke Jakarta. Saya baru satu kali melakukan itu, dan saya khilaf," kata SSK kepada penyidik Polsek Kalirejo.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah pun langsung melakukan pendampingan terhadap korban.

Ketua LPA Eko Yuwono mengatakan jika korban masih mengalami trauma berat akibat pebruatan bejat ayanhnya.

Persetubuhan yang dilakukan SSK kepada anaknya diduga telah dilakukan sejak awal 2020 lalu.

Berita ini sudah tayang di sonora.id dengan judul Tega! Seorang Ayah di Lampung Tengah Gauli 2 Anaknya, Pelaku Terancam Kebiri

Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved