Berita Sungailiat

Bangka Belitung Zona Merah Covid-19, Begini Imbauan Ketua HNSI Bangka Terkait Nasib Nelayan

Saat ini Provinsi Bangka Belitung (Babel) telah ditetapkan sebagai zona merah seiring ditemukannya pasien positif Covid 19

Bangkapos.com/Ramandha
Ketua HNSI Bangka, Ridwan 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Saat ini Provinsi Bangka Belitung (Babel) telah ditetapkan sebagai zona merah seiring ditemukannya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Belitung, kemarin.

Dampak pandemi virus corona ini dirasakan hingga di Kabupaten Bangka. Ikan hasil nelayan lokal tak bisa diekspor karena pengusaha membatasi transaksi ke luar daerah.

Untuk itu Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan  memberikan imbauan bagi para nelayan.

"Yang pertama imbauan saya, terkait Bangka Belitung sudah masuk zona merah, harap masyarakat selalu mengikuti imbauan pemerintah terkait Covid 19," kata Ridwan ketika dikonfirmasi Bangkapos.com, Selasa (31/3/2020). 

Ia menyarankan agar masyarakat, khususnya kalangan keluarga nelayan selalu menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat diharapkan akan menjadikan tubuh kuat sehingga tak mudah terserang penyakit.

"Jagalah kebersihan, selalu hidup dalam keadaan kebersihan, tetaplah tawakal dan selalu berdoa agar teehindar dari semua mala petaka, baik di darat maupun di lautan dalam melakukan aktifitas mencari nafkah untuk keluarga," imbaunya.

Sementara untuk kalangan pengusaha atau eksportir ikan, Ridwan berharap selalu membantu nelayan lokal, apalagi dalam kondisi sulit seperti ini.

"Kepada seluruh pengusaha penampung ikan agar tidak melakukan atau menurunkan harga beli ikan ke nelayan dengan harga terlalu rendah. Selain itu pemerintah harus mencari inovasi baru untuk melakukan penampungan hasil tangkap agar harga ikan tetap stabil, misalkan penambahan coldstorage sebagai stabilisator harga ikan," harap Ridwan.

Traksaksi penjualan ikan laut di TPI Sungailiat, Rabu (25/3/2015).
Traksaksi penjualan ikan laut di TPI Sungailiat, Rabu (25/3/2015). (Bangkapos.com/Edwardi)

Nelayan Kesulitan Ekpor Ikan

Wabah Corona atau Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada sektor kesehatan secara umum, namun juga perekonomian pada kalangan nelayan.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved