Virus Corona

Karantina Wilayah Belum Berlaku, Jokowi Perintahkan Physical Distancing Skala Besar Secara Ketat

Jokowi menginstruksikan kepada jajaran kabinetnya untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (phsycal distancing) dengan lebih tegas.

YouTube tvOneNews
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam tayangan YouTube tvOneNews, Selasan (24/3/2020). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pemerintah belum memutuskan apakah akan memberlakukan karantina wilayah untuk menanggulangi penyebaran virus corona.

Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (30/3/2020) kemarin Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan kepada jajaran kabinetnya untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (phsycal distancing) dengan lebih tegas.

Meski karantina wilayah berlum diberlakukan, namun Jokowi memerintahkan kepada jajarannya untuk segera menyiapkan aturan pelaksanaan terkait karantina wilayah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (30/3/2020) seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dengan aturan tersebut, nantinya bisa digunakan untuk panduan pemerintah di tingkat daerah.

"Saya minta agar segera disiapkan aturan pelaksanannya yang lebih jelas sebagai panduan-panduan untuk provinsi kabupaten dan kota sehingga mereka bisa kerja," terang Jokowi dikutip Bangkapos.com dari Tribunnews.com. 

Video Viral Pria Tergeletak di Jakarta Timur, Petugas Periksa Suhu Tubuhnya 41 Derajat Celcius

Seperti diberitakan sebelumnya, opsi karantina wilayah banyak disuarakan oleh sejumlah pihak.

Jokowi menekankan, bahwa kebijakan karantina wilayah merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

"Saya ingatkan, kebijakan kekarantinaan kesehatan termasuk karantina wilayah adalah kewenangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah," jelas Jokowi.

Ia berharap antara pemerintah pusat dengan daerah mempunyai kebijakan serta visi yang sama dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved